Emprit Jepang dan Parkit, Bisakah Disilangkan?

Emprit Jepang dan Parkit adalah dua jenis burung yang berbeda. Emprit Jepang, atau sering pula disebut dengan Society Finch, merupakan salah satu burung jenis Finsch yang saat ini sedang naik daun. Burung ini bentuk tubuhnya cukup mungil dan gerakannya sangat lincah. Pesonanya terlihat jelas pada saat burung mungil ini berkicau dengan merdunya. Selain itu, burung jenis finch ini warna bulunya sangat unik.

Tips penangkaran emprit jepang dengan mengetahui jenis pakan dan masa produksinya

emprit jepang

Emprit Jepang dan Parkit termasuk dua jenis burung yang saat ini digilai oleh para penggemar burung. Di Indonesia, Emprit Jepang bukan hanya disukai karena merdu kicauannya dan keindahan warna bulunya. Burung ini sering dimanfaatkan menjadi induk asuh atau baby sitter, yaitu untuk mengerami telur dari burung lain yang tidak mau mengerami dan merawat anakannya, seperti burung zebra finch, blackthroat, gould amadine, bahkan termasuk kenari. Hal ini disebabkan karena burung jenis ini sangat penyayang, bersedia merawat anakan dari burung lain seperti merawat anaknya sendiri. Inilah yang dimanfaatkan para penangkar. Mereka menitipkan anakan dari burung-burung mahal untuk dierami dan diasuh induk Emprit Jepang.

Sedangkan burung parkit merupakan burung kecil yang termasuk ke dalam keluarga Parrot Bird, yang di Indonesia lebih dikenal dengan nama burung Nuri. Burung ini termasuk ke dalam golongan burung yang sangat cerdas. Mereka juga termasuk jenis burung sosial yang suka berkoloni. Mereka akan merasa lebih nyaman jika berada dalam kesatuan kawanan besar. Di sisi ini terdapat persamaan dengan Emprit Jepang. Emprit Jepang juga dikenal dengan nama Society Finch. Burung ini juga lebih suka hidup berkoloni. Bahkan saat berkembang biak, mereka juga berkoloni. Namun, apakah persamaan dari Emprit Jepang dan Parkit ini bisa menjamin keberhasilan jika mereka disilangkan?

burung parkit unik

burung parkit unik

Burung Parkit termasuk ke dalam golongan hewan monogami. Mereka mempunyai kemiripan dengan burung Merpati yang memiliki kecenderungan hanya memilih satu pasangan untuk seumur hidup mereka. Pada saat kawin, sperma akan berpindah dari tubuh Parkit jantan ke Parkit betina hanya melalui penempelan bagian kloaka. Proses ini sangat cepat berlangsungnya, hanya dalam waktu sekian detik. Dengan sifatnya yang monogami, mungkinkah persilangan antara Emprit Jepang dan Parkit bisa terjadi? Sampai saat ini belum banyak referensi yang membahas mengenai persilangan Parkit dengan Emprit Jepang.

Beberapa penangkar pernah mencoba menyilangkan Parkit dengan burung lainnya, seperti kenari dan lovebird dan hasilnya cukup memuaskan, walaupun untuk persilangan Parkit dan Lovebird masih banyak yang meragukan kebenarannya. Untuk bisa mendapatkan hasil persilangan tersebut, para penangkar tersebut harus memelihara Parkit dan Lovebird bersama-sama sejak kecil di kandang yang sama. Saat usia Parkit dan Lovebird menginjak dua bulan, mereka ditempatkan di kandang yang sama. Setelah dewasa dan mereka melakukan proses kawin, akan dihasilkan anakan persilangan tersebut. Jika persilangan antara kedua burung tersebut berhasil dilakukan, akankah persilangan antara Emprit Jepang dan Parkit juga berhasil?

Jika Anda ingin mencoba membuat persilangan Emprit Jepang dengan Parkit, mungkin Anda bisa mencontoh apa yang dilakukan para penangkar tersebut, yaitu menyatukan mereka dalam satu kandang sejak usia dini. Dengan melihat keistimewaan Emprit jepang yang mampu mengerami dan mengasuh anak yang baik, Anda bisa mencoba indukan Emprit Jepang untuk betinanya dan parkit sebagai pejantannya. Memang belum banyak yang membahas mengenai persilangan dua jenis burung tersebut. Namun tak ada salahnya jika Anda ingin mencoba peruntungan Anda. Demikianlah ulasan mengenai Emprit Jepang dan Parkit dan kemungkinan untuk menyilangkan dua jenis burung berkicau ini. Semoga bermanfaat

Burung Paruh Bengkok Tetap Populer Dipelihara

Dewasa ini, ditengah meredupnya sinar kenari, burung paruh bengkok hadir menjadi idola baru. Burung paruh bengkok (Psittacidae) termasuk salah satu burung yang kini populer dipelihara oleh pehobi. Baik sebagai burung kicauan atau sekedar burung hias, layaknya pot cantik pemanis sudut rumah.

jenis burung paruh bengkok

jenis burung paruh bengkok

Sesuai harafiahnya, jenis burung ini memang memiliki bentuk paruh yang bengkok. Sisi paruh bagian atas dan bawah burung ini bengkok layaknya tang pemotong kawat atau biasa disebut catut. Seperti halnya alat catut, paruh bengkok memiliki keuntungan bisa dengan mudah memecahkan aneka biji yang mana merupakan makanan utama burung ini.

Berbicara tentang habitat burung paruh bengkok, ada beberapa jenis burung ini yang hidup di Indonesia. Pengelompokkan ini berdasarkan cara makan, bentuk lidah, warna bulu dan bentuk bulu di bagian kepala yang mirip rambut (jambul), yakni Betet, Nuri dan Kakatua. Hampir semua jenis Kakatua sudah masuk dalam kategori satwa dilindungi.

Beralih dari jenis paruh bengkok yang cukup vintage tersebut, pehobi saat ini masih berkesempatan memelihara jenis paruh bengkok lainnya yang populasi masih cukup banyak. Diantaranya burung parkit dan dan burung cinta atau lovebird. Apabila sedikit diperhatikan bentuknya, burung parkit ini akan sangat mirip dengan pendahulunya yakni burung Kakak Tua, hanya saja Parkit kalah di sisi postur yang lebih kecil. Tidak hanya itu, jenis burung pemakan biji-bijian ini juga mirip dengan burung Betet dan Bayan. Mengapa? karena memang dari silsilah parkit memiliki kerabat yang dekat dan termasuk salah satu varian dari kedua burung tersebut.

Tidak dipungkiri memang, saat ini parkit termasuk burung paruh bengkok yang sangat populer dipelihara dan mampu survive tanpa mengenal musim atau tren. Pembawaanya yang indah dengan perpaduan berbagai warna yang eksotis, parkit menjadi burung yang terus eksis. Tetap menjadi salah satu burung kicau pilihan para penghobi, meskipun burung jenis lain tengah moncer saat ini.

sepasang burung parkit

sepasang burung parkit

Dari sisi harga, burung parkit rata rata dibanderol relatif terjangkau dibanding burung Lovebird. Inilah yang membuat Parkit tetap bertahan dan kerap dicari.

Saat ini, burung Parkit yang beredar di pasaran ada beberapa jenis, antara lain, jenis Albino dan Lutino mata merah yang mayoritas memiliki warna bulu putih dan kuning. Sepasang burung Parkit jenis ini berkisar Rp 100-150 ribu. Sementara itu untuk jenis biasa, dengan warna bulu campuran antara biru, hijau dan kuning dijual rata-rata sepasang Rp 65-100 ribu.

 

Nuri, paruh bengkok hias yang cerdas

burung nuri hijau

burung nuri hijau

Selain parkit yang mulai melangit, burung nuri menjadi burung paruh bengkok berikutnya yang juga populer dipelihara. Perpaduan warna bulu yang cerah dan bervariasi, ada merah, hijau, kuning, biru. Tingkah polahnya yang lucu dan senang bergelantungan di ranting dengan tumpuan paruh bengkoknya membuat burung ini semakin menggemaskan.

Nuri merupakan bagian dari keluarga psittacidae atau bayan sejati atau parrot, yang termasuk dalam ordo psittaciformes. Habitat burung nuri  banyak dijumpai di wilayah Indonesia Timur, seperti Maluku, NTB, Papua dan sebagian Kalimantan. Di alam liar burung ini gemar memakan nektar bunga dengan memanfaatkan bulu-bulu yang terdapat di ujung lidahnya. Salah satu keunggulan burung ini adalah cerdas dan bisa dilatih ketangkasan. Misalnya dilatih membawa bola kecil, menggeser papan, terbang berkeliling kemudian bertengger di lengan pemiliknya. Keunikan inilah yang kemudian menempatkan Nuri sebagai salah satu burung hias yang dianggap cerdas.

 

Semoga bermanfaat.

Tips Merawat Burung Lovebird yang Tepat

Burung lovebird merupakan salah satu burung yang berasal dari Benua Afrika. Burung ini memang berbeda dengan jenis burung-burung lainnya. Karena karakter yang dimilikinya cukup unik, burung ini sangat diminati oleh para pecinta burung untuk dipelihara. Suara lovebird tersebut memiliki keunikan tersendiri, dimana tidak sedikit orang yang memelihara burung ini untuk di rumah baik luar maupun dalam ruangan untuk sekedar diajak main bersama. Namun, sebenarnya memelihara lovebird membutuhkan perawatan yang teratur. Bahkan, banyak pecinta burung ini yang kurang memahami karakter burung tersebut sebenarnya merawat lovebird cukup mudah jika menerapkan hal-hal di bawah ini.

Tips Merawat Burung Lovebird yang Tepat

Burung lovebird

Tips Merawat Burung Lovebird yang Tepat

Kandang Burung Lovebird

Kandang Burung Lovebird

Ciri-ciri kandang yang sesuai untuk burung lovebird adalah menggunakan bahan besi pada bagian jeruji kandang. Jeruji besi tersebut dilapisi plastik untuk menghindari karat. Ukuran kandang yang sesuai untuk lovebird kurang lebih 25-35 inci serta memiliki ruang setidaknya bisa memuat 2 pijakan kaki burung. Sebab burung ini cukup lincah dan berpindah-pindah pijakan. Pilihlah pijakan yang ukurannya sesuai dengan cengkeraman kaki lovebird. Sangkar burung lovebird juga harus selalu terjaga kebersihannya karena burung ini rentang terserang penyakit snot yang mematikan. Selain itu, hal ini akan menyebabkan penyakit mata pada lovebird yang disebabkan oleh kandang yang kotor.

Tips Merawat Burung Lovebird yang Tepat

Makanan burung Lovebird

Makanan burung Lovebird

Burung membutuhkan makanan untuk hidup, namun makanan yang diberikan tidaklah sembarang sebab burung memiliki pencernaan yang sensitif. Jenis burung lovebird ini membutuhkan jenis makanan yang tepat, terutama jenis campuran beberapa jenis biji-bijian. Selain itu, burung lovebird juga menyukai jenis sayur seperti kubis, sawi dan buah apel. Kelengkapan nutrisi tersebut menjadi bagian dalam cara merawat lovebird sehari-hari. Anda juga harus merawat kebersihan yang akan diberikan untuk burung lovebird serta menghentikan pemberian makanan tertentu yang menyebabkan burung mengalami alergi atau efek samping dari jenis makan tersebut.

Tips Merawat Burung Lovebird yang Tepat

melatih burung lovebird

Menjaga mood dan melatih burung lovebird

Burung di dalam sangkar tentu mudah stres, sebab habitat aslinya adalah dialam bebas. Namun untuk kepentingan hobi, banyak penggemar burung yang memelihara di sangkar. Nah, supaya burung tidak mudah stres, maka burung juga membutuhkan perawatan ringan sehari-hari, seperti memandikan burung lovebird yang caranya bisa menggunakan bak mandi burung atau disemprot air. Waktu yang tepat adalah saat pagi hari. Kemudian burung dijemur kurang lebih 1jam sekitar pukul 8-9 pagi. Lakukan cara ini setiap hari supaya burung tidak mudah stress. Anda juga bisa memutar suara masteran lovebird dari mp3 untuk melatih kicauan dan beradu kicau.

Selain itu, Anda juga bisa member hiburan untuk lovebird dengan memberikan mainan di dalam kandang seperti ayunan burung, gelang burung, bola warna warni. Ini dikarenakan, jenis burung ini menyukai jenis warna yang cerah mencolok seperti merah, biru, kuning dan sebagainya. Demikianlah cara perawatan burung lovebird yang baik dan mudah. Semoga bermanfaat untuk Anda pecinta lovebird.