Burung Kapas Tembak Juara, Masteran Jago Kicau!

Salah satu jenis burung kicauan yang dapat dipelihara dengan baik bagi para pecinta burung adalah burung kapas tembak. Burung kapas tembak ini memiliki gaya yang khas, yaitu selalu membuka bagian ekornya. Tak hanya itu, karena gayanya yang khas inilah burung kapas tembak ini dapat disamakan dengan butung kacer dan murai batu di Sumatera. Sebagai salah satu burung nyanyian, kapas tembak ini banyak disukai para penggemar burung untuk dipelihara mulai dari bakalan hingga menjadi burung yang memiliki performa terbaik saat berkicau atau bersuara. Burung jenis ini merupakan sejenis cucak-cucakan atau dengan nama lain pynonotidae. Burung ini juga termasuk jenis burung yang mudah untuk dirawat.

Burung kapas tembak dan cucak jenggot sendiri termasuk ke dalam golongan jenis burung cucak-cucakan yang mempunyai penggemar cukup banyak. Kedua jenis burung ini, banyak dirawat tak hanya untuk dilombakan saja, melainkan juga untuk dijadikan master dengan berbagai macam burung nyanyian lainnya. Burung kapas tembak maupun cucak jenggot sendiri biasa dijadikan masteran untuk melatih aneka burung lainnya, seperti burung cucak hijau, murai batu, kenari dan lain sebagainya. Burung cucak jenggot sendiri memiliki suara yang tajam berbeda dengan suara burung kapas tembak yang tergolong lebih memiliki suara yang rapat. Maka tak heran kedua jenis burung yang satu famili ini sangat populer di nusantara.

kapas tembak juara

kapas tembak juara

Banyak orang yang berpendapat bahwa kapas tembak masteran termasuk ke dalam burung masteran yang handal, burung kapas tembak biasa dijadikan master untuk burung kacer dan murai batu. Hal ini dikarenakan burung ini mempunyai suara tembakan rapat yang unik dan khas. Selain itu, burung ini juga handal menirukan beraneka ragam jenis kicauan burung lainnya. Sebagai famili dari burung cucak-cucakan ini, baik kapas tembak betina maupun jantan memiliki kemampuan kicauan sama persis. Sedangkan, sebagai burung masteran sendiri para pecinta burung lebih menyukai burung kapas tembak betina karena suara tembakannya yang tergolong lebih rapat. Sedangkan untuk jenis burung jantan sendiri untuk burung kapas tembak memiliki kicauan yang beragam.

Walaupun jenis burung ini tergolong mudah sekali mengeluarkan suara atau berkicau, namun tetap memerlukan kesabaran dalam perawatannya. Apalagi jika Anda membeli kapas tembak bakalan atau yang masih muda. Sehingga Anda bisa melatihnya dengan rajin, hal ini terutama kapas tembak dewasa akan lebih rajin lagi dalam berkicau. Ditambah lagi ketika burung kapas tembak sudah mulai matang secara seksual, maka burung akan semakin gacor lagi dengan gaya untuk membuka ekornya yang sangat khas. Dengan melakukan perawatan yang tepat secara rutin, maka kapas tembak akan lebih rajin lagi mengeluarkan suara. Anda harus melakukan perawatan yang tepat dengan memperhatikan makanan yang mencukupi gizi burung ini sampai menjadi kapas tembak juara.

Kumpulan Suara Masteran Burung Kicau

Suara masteran burung sangat diperlukan ketika memancing burung lainnya untuk cepat gacor atau berbunyi. Seperti kita ketahui, bahwa hal yang paling berperan penting dalam penilaian kicauan burung adalah irama lagu. Jadi, lantunan irama lagu merupakan daya tarik dari kekuatan kicauan suara burung ketika dilombakan. Dengan teknik pemasteran burung berkicau ini berperan untuk melatih si burung agar dapat menirukan variasi irama lagu yang akan kita dengar. Sebenarnya, teknik pemasteran burung berkicau sendiri terbilang bersifat doktrin untuk sang burung. Teknik pemasteran ini meliputi kumpulan suara burung yang dijadikan sebagai masteran kicauan burung agar bisa ditirukan oleh burung yang kita miliki.

Kumpulan Suara Masteran Burung

Kumpulan Suara Masteran Burung

Seperti yang telah dijelaskan, bahwa tujuan dari memaster suara burung ini adalah agar melatih burung lebih mudah berkicau. Adapun teknik dasar dari pemilihan suara masteran burung adalah sebagai berikut:

  1. Keserasian sebuah irama lagu dan frekuensi nada antara burung andalan yang kita miliki dengan masternya. Keserasian irama ini harus dicapai agar menghasilkan suara yang lebih enak didengar.
  2. Irama lagu bervariasi. Anda harus bisa menentukan berbagai suara-suara master dengan speed yang bervariasi yang sesuai. Selain itu, harus memperhatikan irama lagu dengan alunan serta cengkokan yang kuat.
  3. Harus mengkondisikan keadaan si burung yang mau di master

 

Suara Masteran Kenari

Kumpulan Suara Masteran Burung

Suara Masteran Kenari

Menurut habitatnya, burung kenari juga termasuk burung kicauan yang bisa mempelajari vokal lagu yang didengar dari lagu induknya maupun jenis burung lainnya. Nah, proses kicauan ini sudah dimulai sejak usia burung masih di dalam sarang hingga mencapai dewasa dan menemukan pasangannya. Ketika Anda memelihara kenari, maka Anda bisa melatih kenari anakan dengan cara mendengarkan suara burung masteran yang berdurasi panjang. Bahkan burung kenari ini sendiri, mempunyai kemampuan sebagai burung peniru yang sangat berbakat. Bahkan kenari mampu memodifikasi setiap lagu yang berasal dari jenisnya sendiri. Beberapa cara untuk memicu kicauan kenari adalah dengan memperdengarkan suara dari burung kenari yang lainnya dan melatihnya dengan irama yang mengalun dan panjang. Dengan sering melatihnya, maka kenari dewasa bisa menghasilkan kicauan yang bervariasi, dengan irama yang unik dan indah.

Masteran Murai batu

Kumpulan Suara Masteran Burung

cara efektif untuk memaster burung

Biasanya cara efektif untuk memaster burung adalah melalui suara isian dari burung jenis lainnya dengan master yang memiliki kicauan yang berkualitas dan bagus. Tentunya hal ini berlaku bagi Anda yang memiliki budget yang besar, namun bagi yang memiliki budget pas-pasan mungkin akan kesulitan untuk mendapatkan suara masteran burung yang berkualitas yang mahal harganya. Namun, saat ini seiring dengan perkembangan teknologi Anda bisa mendapatkan cara yang lebih mudah dengan memperdengarkan kaset dari masteran burung murai batu.

Nah, itulah teknik masteran burung serta kumpulan dari suara masteran burung berkualitas. Semoga bermanfaat!

Cucak kombo, burung penghisap madu untuk suara burung masteran

Selamat pagi sobat burung kicau. Bagaimana kabar burung kesayangan kalian, sehat ya? Oiya sobat, sepulang dari pulau dewata kemarin, saya dibawakan oleh-oleh sepasang kicauan baru. Disana, mereka menyebutnya burung cucak kombo. Mungkin ada dari sobat burung sekalian yang sudah memiliki? Burung ini sudah cukup marak diperjual belikan di pasar burung karena suara cucak kombo yang unik dan kadang melengking tajam. Selain itu juga, cucak kombo bagus juga untuk suara burung masteran seperti murai batu. Lalu seperti apa sih sosok burung ini, berikut kami berikan ulasannya.

Cucak kombo, burung penghisap madu untuk suara burung masteran

burung kecial kombo si penghisap madu

Burung cucak kombo merupakan salah satu jenis burung kicau yang memiliki label dilindungi. Jumlahnya yang tidak sedikit di habitatnya dan hubungan simbiosis mutualisme yang baik dengan beberapa tumbuhan adalah alasan kenapa kita harus melindungi pelestariannya. Dikatakan simbiosis mutualisme karena burung cucak kombo juga salah satu jenis burung pemakan nektar bunga. Dengan begitu cucak kombo akan membantu penyerbukan bunga yang secara tidak langsung perkembangbiakan tumbuhan di hutan akan terjadi secara alami.

Salah satu karakteristik cucak kombo dapat kalian lihat bentuk paruhnya yang sekilas mirip dengan burung kolibri atau sejenis burung penghisap madu. Panjang tubuhnya adalah sekitar 12 – 16 cm. Persebaran cucak kombo banyak ditemukan di pulau Bali dan kepulauan Nusa Tenggara. Sedangkan habitat asli burung ini adalah di sekitar hutan rindang yang terdapat banyak air seperti hutan bakau yang terdapat banyak macam makanan utamanya seperti nektar dan serangga kecil. Burung ini selalu terbang mengelilingi pohon – pohon untuk mencari makanannya dengan sedikit memperlihatkan keindahan cara terbangnya. Selain itu, pada musim kawin cucak kombo akan bersembunyi disemak-semak belukar dan bernyanyi riang diujung pucuk sebuah pohon untuk menarik perhatian pasangannya.

Cucak kombo, burung penghisap madu untuk suara burung masteran

Jenis kelamin burung cucak kombo

Membedakan Jenis Kelamin Burung Cucak Kombo

Untuk membedakan jenis kelamin burung cucak kombo jantan dan betina agak sulit untuk dilakukan bila tidak ada pembandingnya, apalagi burung tersebut masih muda butuh pengalaman dan ketelitian untuk menentukannya. Jadi mungkin akan lebih mudah apabila kalian memilih burung ini bila dalam sangkar ombyokan.

Apabila burung cucak kombo dewasa akan lebih mudah dalam membedakannya yaitu dilihat pada bentuk tubuhnya. Postur burung cucak kombo jantan lebih besar, dibalut punggung berwarna hijau kusam. Serta paruh tanpa garis kuning menandakan bila itu adalah burung cucak kombo jantan yang sangar. Sedangkan cucak kombo betina pada bagian paruh dan perut bagian bawah terdapat warna kuning dan disertai punggung yang cenderung berwarna kekuningan.

Cara Merawat Burung Cucak Kombo

Untuk memelihara burung ini haruslah dengan keseriusan yang tinggi karena cucak kombo termasuk burung yang rentan sakit bila salah dalam memberi pakan atau terlambat memberikan pakan. Namun pada dasarnya perawatan burung ini adalah cukup mudah dan hampir sama dengan teknik perawatan cucak ijo lainnya. Hal yang perlu diperhatikan adalah menyediakan makanan kesukaannya dan meletakkanya ditempat yang nyaman.

Sebagai burung penghisap madu, untuk memelihara burung cucak kombo kalian juga harus memperhatikan jenis makanannya tersebut. Sari bunga wajib disiapkan layaknya nectar-nektar yang ada di alam bebas. Atau jika ingin membuat sendiri, kalian bisa kombinasikan campuran gula dengan air dengan takaran 4:1. Atau jika tidak ingin ribet, kalian bisa membeli nectar instan. Kalian juga perlu memberinya pakan ekstra seperti kroto maupun ulat hongkong untuk menjaga staminanya. Jika ingin dilatih untuk memakan voer, kalian bisa memberikannya secara bertahap, sedikit demi sedikit dicampur dengan pemberian kroto dan ulat hongkong.

Beberapa penghobi burung kicau memeliharanya untuk suara burung masteran. Meningkatnya elektabilitas burung cucak kombo berbanding lurus dengan kebutuhan pasar yang lumayan besar. Hal ini membuat peluang bisnis bagi para pehobi burung cucak kombo untuk menangkarnya. Merawat burung ini dengan baik akan membuat burung cucak kombo rajin berkicau atau gacor. Harga burung cucak kombo dipasaran berada pada kisaran diatas Rp 500.000 bila burung telah rajin berkicau. Sementara untuk harga bakalan cucak kombo sekitar Rp 75.000 sampai Rp 100.000.

Demikian ulasan singkat tentang burung cucak kombo yang kicauannya mulai digemari oleh pehobi burung kicau. Namun sedikit kesimpulan dan saran saja, karena cucak kombo adalah salah satu jenis burung yang dilindungi maka apabila kalian telah terlanjur membeli, maka rawatlah dengan baik, berikanlah makanan sesuai dengan porsi dan waktunya.

Semoga bermanfaat.

Mengenal Karakter dan Cara Merawat Cucak Ijo Jawara

Selamat pagi sobat burung kicau. Apakah diantara kalian ada yang memelihara burung cucak hijau atau cucak ijo? Yap, bagi sebagian pehobi burung kicau, cucak ijo adalah salah satu jenis burung dengan varian suara yang beragam. Layaknya burung burung kicauan lainnya, cucak ijo juga banyak diperlombakan dalam berbagai kontes burung baik lokal maupun nasional. Nah bagaimana tips dan trik cara merawat cucak ijo agar menjadi burung cucak ijo jawara? Berikut kami berikan ulasannya.

Burung cucak hijau termasuk dalam golongan Chloropseidae dengan nama latin Chloripsis Sonnerati. Ciri khas burung ini adalah warna dominan hijau tua di sebagian besar tubuhnya untuk jenis kelamin jantan. Sedangkan cucak ijo betina, tubuhnya lebih berwarna hijau muda. Kebanyakan para pecinta burung kicau lebih memilih jenis kelamin jantan untuk dipelihara. Mengapa? Karena suara burung cucak hijau jantan lebih bervariasi dan geraknya pun lebih agresif. Hal ini berbanding lurus dengan harga beli burung tersebut. Untuk pasarannya, harga cucak ijo jantan lebih mahal ketimbang si betina, dan biasanya berselisih antara Rp 100.000 sampai Rp 200.000.

Tips Merawat Cucak Ijo Juara

Untuk jenis perawatan cucak ijo sejatinya sama saja dengan perawatan burung kicau lainnya, baik itu perawatan kandang, perawatan pakan dan jenis perawatan lainnya. Hanya yang membedakan disini adalah adanya sebuah tindakan khusus agar supaya burung tersebut bukan hanya rajin bunyi atau gacor, tetapi juga menjadikan karakter cucak ijo sebagai petarung dengan label juara.

Mengenal karakter dan cara merawat cucak ijo jawara

merawat cucak ijo

Perawatan Kandang Cucak Ijo

Salah satu sifatnya yang agresif dan suka melompat kesana kemari, pemilihan kandang dengan tipe besar adalah jawabannya. Dengan ditambahkan dua potongan ranting kayu ditengah agar burung bisa nangkring dan merasa nyaman layaknya hidup di kandang. Tak lupa juga berikan 3 wadah didalam kandang cucak ijo, masing masing untuk pakan jenis voer dan kroto, serta satu bagian lagi untuk wadah air minum burung. Ketika memasuki masa kawin alangkah baiknya pilih kandang permanen yang lebih luas. Selain untuk memperoleh keturunan yang baik, hal tersebut juga dimaksudkan agar burung tidak stress.

Apabila sudah mengetahui dan menentukan jenis kandang cucak ijo yang akan digunakan, salah satu hal yang juga penting adalah kebersihan kandang. Dalam hal memelihara dan cara merawat cucak ijo, kebersihan kandang harus selalu diperhatikan. Pastikan kandang dibersihkan setiap dua hari sekali agar burung tetap dalam keadaan sehat dan terhindar dari berbagai penyakit. Upayakan juga untuk membersihkan kotoron burung yang berada pada dasar kandang dengan cara mengaliri dengan air, serta menyemprotnya dengan cairan pembasmi kuman yang sudah umum digunakan sebagai pembersih kamar mandi. Buang juga sisa makanan untuk menghindari jamur dan lumut yang menumpuk pada bekas makanan dan minuman. Lakukan penjemuran kandang cucak ijo di bawah sinar matahari pagi hingga kering. Selain itu kandang tempat mandi yang telah dipakai, sebaiknya dibersihkan kembali, dan air yang sudah dipakai sebaiknya langsung dibuang.

Mengenal karakter dan cara merawat cucak ijo jawara

kandang cucak ijo

Perawatan Pakan cucak ijo

Dalam habitatnya, burung cucak ijo pada umumnya sering memakan serangga, biji-bijian dan buah-buahan. Oleh karena itu, dalam pemeliharannya kalian perlu menyediakan jenis pakan tersebut dan berikan secara teratur. Sebagai jenis pakan utama, cucak ijo agar diberikan pakan voer, belalang serta ulat bulu atau ulat hongkong. Selain itu dapat juga kalian berikan pakan cucak ijo tambahan berupa buah pisang kepok dan pepaya yang telah matang. Karena pada musim hujan burung cucak ijo rentan akan penyakit, maka sebagai pencegahan sebaiknya kalian memberikan pakan berupa kroto, dan jangkrik hidup. Selebihnya perhatikan juga air minum agar selalu tersedia dengan baik.

Mengenal karakter dan cara merawat cucak ijo jawara

cucak ijo juara

Perawatan Cucak Ijo Sebelum Lomba

Jenis perawatan cucak ijo sebelum lomba sejatinya tidak berbeda dengan perawatan harian. Hanya untuk perawatan jenis ini bertujuan untuk menyiapkan burung supaya memiliki tingkat birahi yang diinginkan serta mempunyai stamina yang stabil. Berikut langkah-langkah perawatan burung cucak ijo sebelum lomba.

  • Pagi hari sekitar pukul 6, bawalah burung cucak ijo keluar rumah kemudian bukalah krodong. Tinggalkan dan pantau dari kejauhan saja cucak ijo sedang berkicau.
  • Kemudian setelah kurang lebih satu jam, mandikan cucak ijo dengan cara disemprot maupun dicepuk bak mandi burung tersebut.
  • Setelah burung mandi, sambil dijemur berikan juga 3 buah jangkrik dan 1 sendok teh kroto yang masih segar. Sebagai pakan cucak ijo tambahan, siapkan juga buah pisan atau apel yang sudah diolesi madu asli.
  • Proses penjemuran dilakukan selama kurang lebih 2-3 jam, kemudian setelahnya burung cucak ijo diangin-anginkan terlebih dahulu sebelum dikrodong lagi.
  • Memasuki waktu sore hari, langkah yang sama lakukan step 3 yaitu mandikan burung dan berikan pakan jangkrik/kroto. Pastikan kalian juga mengecek ketersediaan air minum beserta voernya.
  • Memasuki 3 hari sebelum lomba, berikan lebih komposisi pakan burung cucak ijo, baik pagi maupun sore tambahkan 7-10 jangkrik maupun kroto. Hal ini berguna untuk memaksimalkan daya dobrak semangatnya dimedan tempur.
  • Intensitas penjemuran memasuki 1 hari sebelum lomba lebih baik dikurangi agar tidak terlalu terkuras energinya. Janganlah memandikan burung pada waktu di lapangan, lantaran bisa bikin birahi burung tersebut jadi amat tidak stabil
  • Saat hari pelaksanaan lomba, cek lagi kondisi burung cucak ijo, pastikan juga kebersihan kandang, ketersediaan pakan cucak ijo dan pemberian EF tetap dimaksimalkan. Berikanlah peluang pada burung buat beradaptasi sebentar pada situasi lapangan, supaya burung tidak kaget.
  • Saat dilapangan berikan ulat hongkong semaksimal mungkin sebelum digantang, buka krodong dan jemur ditempat terbuka. Perhatikan burung anda bunyi bongkar ngentrok sangat ramai disuasana lomba.

Demikian tips singkat merawat cucak ijo agar menjadi burung cucak ijo juara. Namun pada dasarnya tips dan cara seperti itu tidak multak harus dilakukan karena semua tergantung pada kondisi, situasi dan kesabaran serta keuletan dalam kita memberikan perhatian terhadap hewan kesayangan kita.

Semoga bermanfaat.