Persilangan Emprit Jepang Dengan Kenari, Mungkinkah?

Persilangan Emprit Jepang dengan Kenari merupakan sebuah upaya untuk mendapatkan Kenari hibrid yang berkualitas. Akan tetapi, mungkinkah dua jenis burung ini disilangkan? Beberapa penangkar Kenari memang seringkali melakukan eksperimen yang tidak biasa dalam penangkaran kenari. Dan hal ini lazim dilakukan agar mendapatkan hasil sesuai dengan yang diinginkan, yaitu burung yang sehat, atraktif, kicaunya bagus, kondisi fisik dan mentalnya bagus. Beberapa waktu terakhir sedang tren menyilangkan Kenari dengan burung Finch untuk menghasilkan keturunan yang dikenal dengan Kenari hibrid atau Kenari mule. Green Finch dan Gold Finch merupakan jenis finch yang menunjukkan hasil yang positif saat disilangkan dengan jenis kenari biasa. Lalu, mungkinkah Society Finch atau yang lebih dikenal dengan Emprit Jepang juga akan berhasil?

Tips penangkaran emprit jepang dengan mengetahui jenis pakan dan masa produksinya

masa produksi emprit jepang

Persilangan Emprit Jepang dengan Kenari menjadi pertanyaan dari para penangkar. Emprit Jepang mempunyai bentuk tubuh mungil dan sangat lincah. Pesonanya semakin terlihat saat burung ini berkicau. Selain itu, keindahan dari warna bulunya merupakan keunikan tersendiri. Keistimewaan yang lain adalah burung jenis ini dikenal sebagai indukan yang baik. Induk Emprit Jepang akan mengerami telur dan menjaganya dengan baik. Melihat berbagai keistimewaan dari burung ini, maka tidaklah mengherankan jika ada yang mencoba persilangan antara Emprit Jepang dengan Kenari.

Persilangan antara Kenari dengan burung Finch bisa menghasilkan kenari hibrid yang memiliki kemampuan berkicau dengan irama yang variasi. Bahkan bisa jadi iramanya lebih panjang dibanding kedua induknya. Hasil perkawinan silang ini diharapkan bisa menghasilkan burung penyanyi yang mendekati sempurna, gabungan dari kekuatan vokal Kenari dan melodi dari Finch. Burung hibrid ini juga akan lebih atraktif serta lincah dibanding kedua indukannya. Lantas, bagaimana hasil persilangan Emprit Jepang dengan Kenari? Emprit Jepang merupakan salah satu jenis Finch yang saat ini sedang populer. Harapannya, hasil persilangan tersebut bisa sebaik hasil persilangan dengan jenis Green Finch maupun Gold Finch.

Tips penangkaran emprit jepang dengan mengetahui jenis pakan dan masa produksinya

emprit jepang

Apabila ingin mencoba persilangan Emprit Jepang dengan Kenari, pastikan jika kedua indukan dalam kondisi yang sehat dan siap dikembangbiakkan. Kenari yang digunakan biasanya berkelamin betina, jadi Emprit Jepang atau Society Finch yang digunakan adalah yang jantan. Sediakan juga kenari jantan untuk memancing birahi dari kenari betina pada awal penjodohan. Pisahkan terlebih dahulu burung-burung tersebut, karena pakan dan kebutuhan mereka berbeda. Anda bisa menggunakan kandang yang bersekat untuk memisahkan kedua burung tersebut, namun biarkan mereka agar saling melihat hingga keduanya siap untuk dijodohkan.

Kemudian, siapkan kotak sarang, dan letakkan di kandang tempat kenari betina ditempatkan. Kenari betina akan mulai menata sarangnya saat ia sudah siap kawin. Untuk mempercepat birahi dari kenari betina, Anda bisa menyiapkan seekor kenari jantan gacor di dekat kandang, namun jangan sampai ia terlihat oleh kenari betina. Jika kenari betina telah menyiapkan sarang, itu adalah pertanda jika ia siap kawin. Pada saat itu, kenari jantan dapat diperlihatkan pada kenari betina. Saat birahi betina semakin tinggi, bukalah sekat yang memisahkan antara kenari betina dan burung finch, agar mereka bisa memulai ritual kawinnya. Proses persilangan Emprit Jepang dengan kenari pun siap dimulai. Karena jenis finch adalah burung pemalu, terlebih pada saat ingin kawin, maka Anda perlu bersembunyi agar Anda tidak terlihat oleh si Emprit Jepang.

Apabila burung-burung tersebut telah selesai ritual kawinnya, pisahkan Emprit Jepang dari kandang Kenari, hingga si betina mulai proses bertelur. Telur-telur tersebut akan menetas dalam kurun waktu 2 minggu, dan akan siap meninggalkan sarangnya pada saat berumur 16–19 hari. Saat anakan telah berani meninggalkan sarang itulah saat yang tepat untuk memaster mereka dengan menggunakan suara burung. Anda bisa menggunakan Kenari jantan yang berkualitas unggul atau masteran dari media elektronik seperti MP3. Hal ini penting untuk dilakukan agar hasil persilangan Anda memiliki kicauan yang bervariasi dan penuh irama. Demikianlah ulasan mengenai persilangan Emprit Jepang dengan Kenari. Semoga bermanfaat.

Emprit Jepang dan Parkit, Bisakah Disilangkan?

Emprit Jepang dan Parkit adalah dua jenis burung yang berbeda. Emprit Jepang, atau sering pula disebut dengan Society Finch, merupakan salah satu burung jenis Finsch yang saat ini sedang naik daun. Burung ini bentuk tubuhnya cukup mungil dan gerakannya sangat lincah. Pesonanya terlihat jelas pada saat burung mungil ini berkicau dengan merdunya. Selain itu, burung jenis finch ini warna bulunya sangat unik.

Tips penangkaran emprit jepang dengan mengetahui jenis pakan dan masa produksinya

emprit jepang

Emprit Jepang dan Parkit termasuk dua jenis burung yang saat ini digilai oleh para penggemar burung. Di Indonesia, Emprit Jepang bukan hanya disukai karena merdu kicauannya dan keindahan warna bulunya. Burung ini sering dimanfaatkan menjadi induk asuh atau baby sitter, yaitu untuk mengerami telur dari burung lain yang tidak mau mengerami dan merawat anakannya, seperti burung zebra finch, blackthroat, gould amadine, bahkan termasuk kenari. Hal ini disebabkan karena burung jenis ini sangat penyayang, bersedia merawat anakan dari burung lain seperti merawat anaknya sendiri. Inilah yang dimanfaatkan para penangkar. Mereka menitipkan anakan dari burung-burung mahal untuk dierami dan diasuh induk Emprit Jepang.

Sedangkan burung parkit merupakan burung kecil yang termasuk ke dalam keluarga Parrot Bird, yang di Indonesia lebih dikenal dengan nama burung Nuri. Burung ini termasuk ke dalam golongan burung yang sangat cerdas. Mereka juga termasuk jenis burung sosial yang suka berkoloni. Mereka akan merasa lebih nyaman jika berada dalam kesatuan kawanan besar. Di sisi ini terdapat persamaan dengan Emprit Jepang. Emprit Jepang juga dikenal dengan nama Society Finch. Burung ini juga lebih suka hidup berkoloni. Bahkan saat berkembang biak, mereka juga berkoloni. Namun, apakah persamaan dari Emprit Jepang dan Parkit ini bisa menjamin keberhasilan jika mereka disilangkan?

burung parkit unik

burung parkit unik

Burung Parkit termasuk ke dalam golongan hewan monogami. Mereka mempunyai kemiripan dengan burung Merpati yang memiliki kecenderungan hanya memilih satu pasangan untuk seumur hidup mereka. Pada saat kawin, sperma akan berpindah dari tubuh Parkit jantan ke Parkit betina hanya melalui penempelan bagian kloaka. Proses ini sangat cepat berlangsungnya, hanya dalam waktu sekian detik. Dengan sifatnya yang monogami, mungkinkah persilangan antara Emprit Jepang dan Parkit bisa terjadi? Sampai saat ini belum banyak referensi yang membahas mengenai persilangan Parkit dengan Emprit Jepang.

Beberapa penangkar pernah mencoba menyilangkan Parkit dengan burung lainnya, seperti kenari dan lovebird dan hasilnya cukup memuaskan, walaupun untuk persilangan Parkit dan Lovebird masih banyak yang meragukan kebenarannya. Untuk bisa mendapatkan hasil persilangan tersebut, para penangkar tersebut harus memelihara Parkit dan Lovebird bersama-sama sejak kecil di kandang yang sama. Saat usia Parkit dan Lovebird menginjak dua bulan, mereka ditempatkan di kandang yang sama. Setelah dewasa dan mereka melakukan proses kawin, akan dihasilkan anakan persilangan tersebut. Jika persilangan antara kedua burung tersebut berhasil dilakukan, akankah persilangan antara Emprit Jepang dan Parkit juga berhasil?

Jika Anda ingin mencoba membuat persilangan Emprit Jepang dengan Parkit, mungkin Anda bisa mencontoh apa yang dilakukan para penangkar tersebut, yaitu menyatukan mereka dalam satu kandang sejak usia dini. Dengan melihat keistimewaan Emprit jepang yang mampu mengerami dan mengasuh anak yang baik, Anda bisa mencoba indukan Emprit Jepang untuk betinanya dan parkit sebagai pejantannya. Memang belum banyak yang membahas mengenai persilangan dua jenis burung tersebut. Namun tak ada salahnya jika Anda ingin mencoba peruntungan Anda. Demikianlah ulasan mengenai Emprit Jepang dan Parkit dan kemungkinan untuk menyilangkan dua jenis burung berkicau ini. Semoga bermanfaat

Tips Penangkaran Emprit Jepang Dengan Mengetahui Jenis Pakan dan Masa Produksinya

Tips penangkaran emprit jepang dengan mengetahui jenis pakan dan masa produksinya

emprit jepang

Animo para pehobi burung kicau kini sedang terfokus pada burung finch. Sosok burung pengasuh ini sementara sedang berada diperingkat teratas dalam kategori permintaan pasar paling diminati. Selain itu melonjaknya para hobi burung kicau yang mencarinya, tak ayal budidaya penangkaran burung finch pun mulai menjamur.

Burung finch yang memiliki nama latin Lonchura striata domestica ini juga sering disebut society finch. Di Indonesia, burung jenis finch ini sering dijuluki emprit jepang (emje). Sifatnya yang ngemong, dan memiliki jiwa sosialitas yang tinggi terhadap jenis burung lainnya, emje sering menjadi baby sitter anakan gouldamadine, zebra finch maupun jenis burung finch lainnya. Society finch memiliki kemiripan dengan white-rumped munia atau emprit lokal. Sebenarnya apakah yang membedakan emprit jepang dengan emprit lokal ? Jawabannya terletak pada karakter, warna, corak bulu, dan suara kicauannya.

Pada umumnya proses penangkaran emje tidaklah sulit. Dengan model hasil penangkaran burung emprit jepang lebih mudah untuk dikembangbiakan ketimbang yang liar. Biasanya dalam satu sarang biasa ditinggal dua pasang sejoli emje yang sedang kawin. Oleh sebab itu, banyak dihasilkan telur bisa sampai 5-8 telur. Bahkan, belakangan ini ada juga yang menyilangkan emprit jepang dengan jenis burung finch lainnya, sehingga keturunannya memiliki jambul di atas kepalanya, atau disebut emprit jepang berjambul.

Tips penangkaran emprit jepang dengan mengetahui jenis pakan dan masa produksinya

indukan emje jantan dan betina

Indukan Emje Jantan dan Betina

Untuk menangkar pertama kali, bisa dicoba dengan memberikan sepasang indukan emje ke dalam sangkar koloni atau sangkar kotak. Sebelumnya membedakan antara indukan emje jantan dan betina adalah hal yang penting sebelum melakukan penangkaran. Hal ini tidak terlihat mudah. Namun bagi yang sudah berpengalaman itu bukanlah hal yang sulit. Mengapa? Emje merupakan jenis burung monomorfik, oleh karena itu jenkel sulit sekali dideteksi. Namun, cara yang lain bisa dilihat dari bentuk perilaku dan kicauannya. Sang jantan biasanya kerap mengepakkan bulu disekitar bahu sembari memanjangkan lehernya. Selain itu, kicauannya lebih terdengar rutin. Meskipun sang betina juga bias berkicau tapi hanya sebatas ngeriwik saja.

Tips penangkaran emprit jepang dengan mengetahui jenis pakan dan masa produksinya

penangkaran emprit jepang

Penangkaran Emprit Jepang

Secara konseptual, emje merupakan burung yang bisa berkembang secara koloni maupun dikembangkan sepasang saja. Bagi anda yang memiliki petarangan yang luas, bisa menggunakan kandang jenis soliter atau model aviary. Ada saran jika anda ingin mengembangkan secara koloni. Sifat sosial yang mereka miliki membuat induk betina cenderung meletakkan telurnya ke sarang indukan yang lain.

Alhasil, sangkar akan terlihat penuh telur dari beberapa induk betina tersebut. Oleh karena itu penangkaran emprit jepang dalam satu kandang lebih prospek dikembangkan.

1. Jenis Pakan Emje

Biji bijian biasa disukai emje dalam hal pakan. Namun jenis milet atau pakan kenari mereka juga doyan dengan ditambah sayuran hijau segar. Beberapa suplemen vitamin untuk menambah kegirasan sang burung juga perlu diberikan. Selain itu juga vitamin juga berguna untuk meningkatkan derajat kesehatan anakan, daya tetas telur dan fertilitas telur.

Tips penangkaran emprit jepang dengan mengetahui jenis pakan dan masa produksinya

produksi emprit jepang

2. Masa Produksi Burung Emje

Sama halnya perjodohan burung kicau yang lain, kedua induk dimasukkan ke dalam sangkar penangkaran. Dengan dilengkapi glodok yang diisi serabut kelapa atau nanas, kedua indukan sudah siap untuk kawin. Sebagai tambahan bisa ditambahkan sejenis tulang sotong untuk menambah sumber kalsium dan iodium bagi si indukan emje.

Telur akan menetas sebanyak 4 – 7 telur dengan estimasi waktu pengeraman kurang lebih 16 hari. Siapa yang mengerami? Mereka saling bergantian tugas untuk hal ini, baik emje jantan maupun betina, keduannya saling kompak. Masa pengeramannya sendiri dilakukan pasca telur ketiga dikeluarkan.

Step selanjutnya, telur akan menetas setelah 16 hari. Anda sudah harus menyiapkan bahan lolohan untuk anakan emje. Siapkan makanan atau pakan berprotein tinggi untuk masa lolohan.

Setelah umur 25 harian, anakan emprit sudah mulai bisa beraktifitas. Belajar keluar dari sarang dan sudah bisa mandi sendiri di umur 28 hari. Jika sudah berumur 84 hari, proses mbrodoli pertama terjadi. Dalam hal ini anakan emje sudah bisa dibilang dewasa dan siap kawin. Meski belum bisa disebut indukan, sambil menunggu organ reproduksinya matang, alangkah baiknya jika emje sudah berumu5 5-6 bulan.

Kemudahan proses dan cepatnya masa produksi burung emje kini menjadi kegiatan penangkaran yang paling diminati. Bagaimana dengan anda? Atau bahkan anda bisa berkreasi dengan menciptakan emje varian baru dengan menyilangkan dengan kenari lokal? Bisa saja.

Semoga bermanfaat.