Mengenal Karakter dan Cara Merawat Cucak Ijo Jawara

Selamat pagi sobat burung kicau. Apakah diantara kalian ada yang memelihara burung cucak hijau atau cucak ijo? Yap, bagi sebagian pehobi burung kicau, cucak ijo adalah salah satu jenis burung dengan varian suara yang beragam. Layaknya burung burung kicauan lainnya, cucak ijo juga banyak diperlombakan dalam berbagai kontes burung baik lokal maupun nasional. Nah bagaimana tips dan trik cara merawat cucak ijo agar menjadi burung cucak ijo jawara? Berikut kami berikan ulasannya.

Burung cucak hijau termasuk dalam golongan Chloropseidae dengan nama latin Chloripsis Sonnerati. Ciri khas burung ini adalah warna dominan hijau tua di sebagian besar tubuhnya untuk jenis kelamin jantan. Sedangkan cucak ijo betina, tubuhnya lebih berwarna hijau muda. Kebanyakan para pecinta burung kicau lebih memilih jenis kelamin jantan untuk dipelihara. Mengapa? Karena suara burung cucak hijau jantan lebih bervariasi dan geraknya pun lebih agresif. Hal ini berbanding lurus dengan harga beli burung tersebut. Untuk pasarannya, harga cucak ijo jantan lebih mahal ketimbang si betina, dan biasanya berselisih antara Rp 100.000 sampai Rp 200.000.

Tips Merawat Cucak Ijo Juara

Untuk jenis perawatan cucak ijo sejatinya sama saja dengan perawatan burung kicau lainnya, baik itu perawatan kandang, perawatan pakan dan jenis perawatan lainnya. Hanya yang membedakan disini adalah adanya sebuah tindakan khusus agar supaya burung tersebut bukan hanya rajin bunyi atau gacor, tetapi juga menjadikan karakter cucak ijo sebagai petarung dengan label juara.

Mengenal karakter dan cara merawat cucak ijo jawara

merawat cucak ijo

Perawatan Kandang Cucak Ijo

Salah satu sifatnya yang agresif dan suka melompat kesana kemari, pemilihan kandang dengan tipe besar adalah jawabannya. Dengan ditambahkan dua potongan ranting kayu ditengah agar burung bisa nangkring dan merasa nyaman layaknya hidup di kandang. Tak lupa juga berikan 3 wadah didalam kandang cucak ijo, masing masing untuk pakan jenis voer dan kroto, serta satu bagian lagi untuk wadah air minum burung. Ketika memasuki masa kawin alangkah baiknya pilih kandang permanen yang lebih luas. Selain untuk memperoleh keturunan yang baik, hal tersebut juga dimaksudkan agar burung tidak stress.

Apabila sudah mengetahui dan menentukan jenis kandang cucak ijo yang akan digunakan, salah satu hal yang juga penting adalah kebersihan kandang. Dalam hal memelihara dan cara merawat cucak ijo, kebersihan kandang harus selalu diperhatikan. Pastikan kandang dibersihkan setiap dua hari sekali agar burung tetap dalam keadaan sehat dan terhindar dari berbagai penyakit. Upayakan juga untuk membersihkan kotoron burung yang berada pada dasar kandang dengan cara mengaliri dengan air, serta menyemprotnya dengan cairan pembasmi kuman yang sudah umum digunakan sebagai pembersih kamar mandi. Buang juga sisa makanan untuk menghindari jamur dan lumut yang menumpuk pada bekas makanan dan minuman. Lakukan penjemuran kandang cucak ijo di bawah sinar matahari pagi hingga kering. Selain itu kandang tempat mandi yang telah dipakai, sebaiknya dibersihkan kembali, dan air yang sudah dipakai sebaiknya langsung dibuang.

Mengenal karakter dan cara merawat cucak ijo jawara

kandang cucak ijo

Perawatan Pakan cucak ijo

Dalam habitatnya, burung cucak ijo pada umumnya sering memakan serangga, biji-bijian dan buah-buahan. Oleh karena itu, dalam pemeliharannya kalian perlu menyediakan jenis pakan tersebut dan berikan secara teratur. Sebagai jenis pakan utama, cucak ijo agar diberikan pakan voer, belalang serta ulat bulu atau ulat hongkong. Selain itu dapat juga kalian berikan pakan cucak ijo tambahan berupa buah pisang kepok dan pepaya yang telah matang. Karena pada musim hujan burung cucak ijo rentan akan penyakit, maka sebagai pencegahan sebaiknya kalian memberikan pakan berupa kroto, dan jangkrik hidup. Selebihnya perhatikan juga air minum agar selalu tersedia dengan baik.

Mengenal karakter dan cara merawat cucak ijo jawara

cucak ijo juara

Perawatan Cucak Ijo Sebelum Lomba

Jenis perawatan cucak ijo sebelum lomba sejatinya tidak berbeda dengan perawatan harian. Hanya untuk perawatan jenis ini bertujuan untuk menyiapkan burung supaya memiliki tingkat birahi yang diinginkan serta mempunyai stamina yang stabil. Berikut langkah-langkah perawatan burung cucak ijo sebelum lomba.

  • Pagi hari sekitar pukul 6, bawalah burung cucak ijo keluar rumah kemudian bukalah krodong. Tinggalkan dan pantau dari kejauhan saja cucak ijo sedang berkicau.
  • Kemudian setelah kurang lebih satu jam, mandikan cucak ijo dengan cara disemprot maupun dicepuk bak mandi burung tersebut.
  • Setelah burung mandi, sambil dijemur berikan juga 3 buah jangkrik dan 1 sendok teh kroto yang masih segar.┬áSebagai pakan cucak ijo tambahan, siapkan juga buah pisan atau apel yang sudah diolesi madu asli.
  • Proses penjemuran dilakukan selama kurang lebih 2-3 jam, kemudian setelahnya burung cucak ijo diangin-anginkan terlebih dahulu sebelum dikrodong lagi.
  • Memasuki waktu sore hari, langkah yang sama lakukan step 3 yaitu mandikan burung dan berikan pakan jangkrik/kroto. Pastikan kalian juga mengecek ketersediaan air minum beserta voernya.
  • Memasuki 3 hari sebelum lomba, berikan lebih komposisi pakan burung cucak ijo, baik pagi maupun sore tambahkan 7-10 jangkrik maupun kroto. Hal ini berguna untuk memaksimalkan daya dobrak semangatnya dimedan tempur.
  • Intensitas penjemuran memasuki 1 hari sebelum lomba lebih baik dikurangi agar tidak terlalu terkuras energinya. Janganlah memandikan burung pada waktu di lapangan, lantaran bisa bikin birahi burung tersebut jadi amat tidak stabil
  • Saat hari pelaksanaan lomba, cek lagi kondisi burung cucak ijo, pastikan juga kebersihan kandang, ketersediaan pakan cucak ijo dan pemberian EF tetap dimaksimalkan. Berikanlah peluang pada burung buat beradaptasi sebentar pada situasi lapangan, supaya burung tidak kaget.
  • Saat dilapangan berikan ulat hongkong semaksimal mungkin sebelum digantang, buka krodong dan jemur ditempat terbuka. Perhatikan burung anda bunyi bongkar ngentrok sangat ramai disuasana lomba.

Demikian tips singkat merawat cucak ijo agar menjadi burung cucak ijo juara. Namun pada dasarnya tips dan cara seperti itu tidak multak harus dilakukan karena semua tergantung pada kondisi, situasi dan kesabaran serta keuletan dalam kita memberikan perhatian terhadap hewan kesayangan kita.

Semoga bermanfaat.

Posted by masmek

Pehobi burung kicau yang sedang memelihara dua pasang jalak suren, 3 indukan perkutut jawa, 1 pejantan kacer poci, 2 indukan kenari loper dan 2 indukan trucukan.

2 Replies to “Mengenal Karakter dan Cara Merawat Cucak Ijo Jawara”

  1. Terkadang dirumah gacor minta ampun tetapi digantangkan hanya tidur aja.. hahaaa baca artikel saya tentang perawatan burng cucak ijo.

  2. […] maupun cucak jenggot sendiri biasa dijadikan masteran untuk melatih aneka burung lainnya, seperti burung cucak hijau, murai batu, kenari dan lain sebagainya. Burung cucak jenggot sendiri memiliki suara yang tajam […]

Comments are closed.