Kendala Ternak Jalak Putih dan Tips Sukses Melakukannya

Ingin tahu bagaimana cara ternak Jalak putih yang benar? Jalak putih sendiri merupakan salah satu jenis burung kicau yang tidak gampang dipelihara. Hanya orang-orang tertentu dengan keahlian khusus dalam memelihara burung yang mampu memelihara burung ini dengan benar. Selain itu, burung Jalak putih sendiri merupakan salah satu jenis burung yang terancam punah. Keberadaannya mulai terancam, populasinya semakin hari semakin menipis. Bahkan burung ini nyaris tidak berkembang baik di habitatnya yang asli. Untuk itu, untuk menangkar burung yang satu ini tentu bukan masalah yang sepele.

Seperti yang sudah disebutkan, populasi burung Jalak putih memang semakin menipis. Ternak Jalak putih menjadi salah satu cara untuk menjaga habitatnya agar tidak cepat punah. Sayangnya, untuk menangkar burung ini memang diperlukan keahlian khusus. Populasinya yang semakin menipis dikarenakan banyaknya pemburu burung ini untuk dilombakan. Burung Jalak putih memang terkenal sebagai burung yang memiliki kicauan gacor. Tidak heran jika burung ini banyak dijadikan sebagai master untuk burung-burung lomba. Burung Jalak putih memiliki tipe suara yang cenderung gacor dan juga keras.

Sampai sekarang, belum banyak orang yang mampu menangkar atau melakukan usaha ternak Jalak putih dengan berhasil. Akibatnya, penangkapan dan pemburuannya di alam liar masih terus berlanjut. Sebenarnya, jika usaha penangkaran ini dapat berhasil dan sukses maka dapat menjadi lahan bisnis yang sangat prospektif. Bahkan nilai jual dari burung Jalak putih lebih tinggi dibanding Jalak suren. Akan tetapi, memang tidak mudah untuk melakukan ternak Jalak putih jantan, proses perjodohannya membutuhkan waktu yang cukup lama. Proses perjodohan tersebut dapat memakan waktu minimal 3 minggu.

Bahkan setelah berjodoh, belum tentu Jalak putih dapat kawin. Hal tersebutlah yang menjadi kendala terbesar bagi Anda yang ingin melakukan ternak Jalak putih. Jalak putih betina cenderung agresif dan begitu juga sebaliknya, burung Jalak putih jantan kurang agresif. Sehingga birahi Jalak putih betina tidak dapat direspons secara baik oleh Jalak putih jantan. Akibatnya, Jalak putih jantan tidak dapat membuahi telurnya. Kegagalan ini juga dipengaruhi oleh usia dari kedua burung yang dijodohkan. Idealnya, burung Jalak putih jantan umur 2 tahun berjodoh dengan Jalak putih betina umur 1 tahun.

Pada usia tersebut, kedua burung Jalak putih memiliki birahi yang hampir sama dan sudah matang. Tidak hanya memperhatikan usianya saja, untuk keberhasilan ternak Jalak putih Anda juga harus memperhatikan pakannya. Paculah produktivitasnya dengan memberikan pakan yang tepat untuk menyeimbangkan metabolisme dalam tubuh. Untuk itu, berikanlah kroto dan juga jangkrik agar proses produksi berhasil. Untuk indukan Jalak putih biasanya membutuhkan jangkrik sebanyak 20 ekor. Namun jika terbiasa dengan kroto sebaiknya beri 4 sendok kroto di siang hari. Tambahkan pisang agar proses metabolisme pencernaannya semakin lancar.

Hal lain yang harus Anda perhatikan dalam melakukan proses ternak Jalak putih yaitu menyesuaikan lingkungan luar dan dalam kandangnya. Gunakanlah kandang yang nyaman dan juga aman untuk burung Jalak putih yang ingin Anda ternakkan. Ketika burung dalam masa subur sebaiknya hindari bertemu dengan manusia. Untuk mengatasinya, Anda dapat membuat kandang khusus agar burung tidak merasa terganggu jika Anda datang. Tips lain yaitu dengan mengubah posisi kandang agar indukan tidak merusak telurnya sendiri. Salah satu kendala dalam melakukan ternak Jalak putih yaitu indukan sering merusak telurnya sendiri.

Posted by masmek

Pehobi burung kicau yang sedang memelihara dua pasang jalak suren, 3 indukan perkutut jawa, 1 pejantan kacer poci, 2 indukan kenari loper dan 2 indukan trucukan.