Jalak Suren, Fasih Menirukan Berbagai Suara Burung Kicau

Jalak Suren merupakan salah satu burung kicau yang sangat populer di kalangan pecinta burung. Bagaimana tidak, burung yang satu ini terkenal memiliki suara kicau yang khas. Burung ini sangat pandai meniru berbagai suara yang ia dengar. Hal inilah yang menjadi faktor utama banyak orang menyukai burung yang satu ini. Penggemar burung Jalak Suren sangat banyak, oleh sebab itu harga jual burung ini cukup tinggi. Banyak orang yang merawat dan memelihara burung ini sejak masih trotolan. Harapannya yaitu dapat dilatih agar memiliki suara yang sesuai dengan keinginan si pemilik.

Merawat burung Jalak Suren

Merawat burung Jalak Suren

Merawat burung Jalak Suren sendiri ada banyak cara yang dapat dilakukan. Pasalnya, perawatan dapat mempengaruhi hasil suara dari burung Jalak Suren ini. Ada yang memilih untuk melatihnya agar memiliki suara rapat sehingga dapat dimanfaatkan sebagai master. Ada juga yang memilih untuk melatihnya dengan berbagai jenis suara. Tujuannya adalah untuk menonjolkan gaya khas dari burung Jalak Suren ini. Untuk masteran jalak suren sendiri dapat diperoleh dengan perawatan dan pelatihan sejak burung masih trotolan.

Melatih burung sejak masih trototal sangat efektif untuk mendapatkan hasil suara yang maksimal. Ini karena pada saat itu burung Jalak Suren masih jinak dan mudah dilatih. Selain itu Anda akan lebih mudah menentukan karakter suara burung Jalak Suren yang Anda rawat. Berbeda jika Anda melatihnya saat sudah dewasa. Kondisi Jalak Suren yang liar akan membuat Anda sulit untuk melatihnya agar memiliki suara masteran. Dalam hal ini, jika Anda mendapatkan burung Jalak Suren dewasa Anda harus menjinakkannya terlebih dahulu. Baru setelah itu Anda dapat melatihnya untuk memiliki suara master.

Bagi Anda yang ingin melatih burung Jalak Suren agar memiliki suara dengan kualitas terbaik, gunakan suara rapat. Suara yang iramanya memiliki speed yang rapat sangat efektif melatih buruk Jalak Suren Anda. Burung Jalak Suren Anda akan memilih kicau jalak suren kualitas master dan siap dilombakan. Untuk mendukung pelatihan yang Anda lakukan, Anda dapat memanfaatkan suara masteran untuk didengar burung Jalak Suren Anda setiap hari. Membiarkan burung Jalak Suren Anda mendengar suara rapat dapat membantu Jalak Suren Anda untuk memiliki suara master.

Jalak suren jantan

Jalak suren jantan

Bagi Anda yang ingin memelihara Jalak Suren, ada baiknya jika Anda memilih Jalak Suren yang jantan. Untuk membedakan antara yang jantan dan betina, Anda dapat melihat beberapa ciri yang ditunjukkan. Diantaranya yaitu bentuk tubuh, Jalak Suren yang jantan memiliki tubuh yang panjang dan lonjong. Selain itu Anda dapat melihat kepalanya yang besar dan bulat. Untuk paruh, Jalak Suren jantan memiliki paruh besar dan juga kokoh. Serta ciri Jalak Suren jantan dan betina lain dapat dilihat pada bagian atas mata. Atas mata Jalak Suren jantan terlihat jelas dan cerah.

Tips Ampuh Menjinakkan Jalak Nias

Selamat sore sobat burung kicau. Langsung saja pada kesempatan kali ini, kami akan berbagi pengetahuan tentang spesies burung kicau yang pandai namun kerap disebut sebagai hama tanaman. Bagi sebagian petani, mereka amat membenci burung kicau yang satu ini. Dan mereka menyebutnya burung tak tahu diurus.

Perkenalkan sobat, namanya adalah burung jalak nias. Burung yang persebarannya sampai ke dataran eropa bahkan afrika ini menjadi idola tersendiri bagi penggemarnya. Mungkin sebagian orang menyangka kalau burung jalak nias ini berasal dari daerah yang sama dengan namanya. Meski tidak menyalahkan tapi kebanyakan burung ini ditangkar di luar negeri. Jadi memang benar apa kata petani tadi kalau burung ini tak tahu diurus. Persebarannya yang melimpah namun masih sedikit yang ingin menangkarnya. Padahal harga jalak nias cukup tinggi dan sebenarnya ini adalah peluang besar.

Tips Ampuh Menjinakkan Jalak Nias

jalak nias jantan

Bagaimana Merawat Burung Jalak Nias?

Ternak jalak nias, perawatannya tidak berbeda jauh laiknya merawat burung kicau jenis lainnya. Namun untuk jenis burung jalak nias kadang lebih sukar untuk membedakan jenis kelaminnya. Namun menurut yang berpengalaman, burung jalak nias betina tidak akan mengepakan jambulnya ketika berkicau. Untuk warna bulu, sang jantan warnanya lebih tegas dan berkarakter dengan kuku panjang yang menghiasi jari-jarinya.

Jenis perawatan harian burung jalak nias adalah dengan pemberian pakan teratur dan mengganti air minum secara rutin. Burung jalak nias doyan makanan apa saja karena sifat omnivoranya, sehingga jangkrik, udang maupun biji-bijian mereka suka. Satu lagi, sifatnya yang gemar mandi, maka sediakan wadah khusus agar burung jalak nias dapat mandi dengan puas. Oiya, sebagai pemakan serangga, burung jalak nias lebih suka diberi jangkrik atau belalang 3-4 ekor tiap harinya. Multivitamin juga penting untuk proses perkembangan hidupnya, jadi berikan 2-3 hari sekali.

Tips Ampuh Menjinakkan Jalak Nias

jalak nias anakan

Bagaimana Menjinakkan Jalak Nias?

Keinginan peternak dalam menangkar burung kicau khususnya burung jalak nias ini selain agar gacor dan rajin bunyi tentu saja agar burung ini jinak. Karena kebanyakan burung jalak nias ini ketika awal penangkaran pasti susah diam. Nah bagaimana mengendalikannya agar burung jalak nias cepat jinak? Mudah saja. Mandikan burung jalak tersebut sampai bulu-bulunya basah kuyup. Mengapa demikian? Karena pasca dimandikan burung jalak akan merasakan lapar, dan disitulah proses penjinakan dimulai. Berikan jangkrik dengan menggunakan lidi agar burung mau diarahkan. Cara ini memang tidak instan membuat burung langsung jinak. Butuh kesabaran untuk menjinakkan burung jalak nias. Ketika proses tersebut dilakukan terus menerus lama kelamaan burung jalak nias akan nyamber tangan kita untuk mengambil jangkriknya.

Demikian pembahasan tentang sekelumit burung jalak nias. Bagi sobat burung kicau yang ingin mencoba menangkarnya, jangan ditunda-tunda lagi, inilah waktunya, mumpung yang lain masih fokus pada penangkaran burung kicau lainnya seperti kenari dan murai batu.

Semoga bermanfaat.

Keberadaan Jalak Putih Yang Langka Berimbas Harga Jual Yang Tinggi

Jalak putih atau nama latinnya Sturnus Melanopterus, merupakan salah satu spesies jenis burung jalak yang ada di Indonesia. Dari sekian jenis burung jalak, burung yang juga sering disebut jalak pito ini tersebar hampir seluruh pelosok negeri. Habitat jalak pito menyebar di pulau jawa, pulau bali, Lombok, Sumatra dan Kalimantan. Menurut para penggemar burung kicau, jalak pito seperti burung peralihan atau persilangan antara jalak suren dan jalak hitam. Kenapa? Jalak pito merupakan salah satu burung eksotis yang memiliki pesona yang cantik dan tentunya memiliki mimbran suara yang tidak kalah jika dibandingkan dengan jalak suren atau jalak hitam.

Keberadaan Jalak Putih Yang Langka Berimbas Harga Jual Yang Tinggi

Jalak Putih

Burung jalak putih juga termasuk burung yang dilindungi. Peternak jalak putih yang ingin menangkarnya tentu tidak mudah. Keberadaannya di alam sudah semakin sedikit. Perburuan yang kerap terjadi, permintaan pasar yang terus mengalir, bertolak belakang pada jumlah jalak pito yang sedikit sehingga harga jalak putih menjadi tinggi,. Di pulau jawa saja burung pito ini hampir tidak berkembang sama sekali. Namun di Kalimantan dan Sumatra burung jalak pito banyak berkembang disana. Hanya saja permintaan terhadap burung ini dari pulau jawa, membuat penduduk setempat harus memburu dan menangkapnya.

Burung jalak pito dulu suka tinggal di daerah sekitar sawah dekat pedesaan. Namun kini, seiring berjalannya waktu, populasinya hanya bisa ditemukan di pedalaman hutan yang susah dijangkau oleh peternak jalak putih yang menginginkannya. Burung ini juga kerap berkumpul satu sama lain antara 5-6 burung dan bernyanyi bersama. Sedangkan dalam berkembang biak, jalak pito suka membangun sarangnya di lubang-lubang pohon yang tinggi.

Keberadaan Jalak Putih Yang Langka Berimbas Harga Jual Yang Tinggi

kelamin jalak putih

Bila anda jeli, sekilas burung jalak pito ini tampak mirip dengan jalak bali. Perbedaannya terletak pada bagian sekitar mata jalak pito yang kekuningan, sementara jalak bali kebiruan. Untuk ukuran jalak pito sekitar 20-25 cm dengan performa paruh yang tajam dan kuat. Klisenya, untuk membedakan jenis kelamin jantan betina adalah cukup sulit. Hanya apabila diperhatikan secara seksama perbedaan itu tampak pada ukuran kepala yang lebih besar untuk jenis kelamin jantan. Selain itu juga volume suara yang lebih lantang dan gacor. Sedangkan jenis betinanya cenderung berkepala lebih kecil, volume suara yang lebih malu-malu dan tentu saja kurang gacor.

Keberadaan Jalak Putih Yang Langka Berimbas Harga Jual Yang Tinggi

jalak putih siapan

Jalak putih dijual dengan harga yang selangit. Tak ayal peminatnya juga tidak banyak. Namun kebanyakan peternak jalak putih menjualnya secara pasangan. Jadi menurut saya, tidak rugi juga bila membeli dengan harga selangit tapi dapat dua burung. Ambil contoh saja, untuk harga jalak putih di ANF bird farm yang sudah bisa nangkring dengan umur 4-5 minggu saja dibandrol 1,3 juta per pasang. Ada juga jalak putih yang dijual per jenis kelamin. Untuk jalak putih siapan dengan umur 10 bulan sampai 1,5 tahun dijual dengan harga 2,5 juta dan dijamin 100% betina.

Semoga bermanfaat.

Jalak Bali, Satwa Langka yang Terancam Punah

Jalak Bali, Satwa Langka yang Terancam Punah

Jalak Bali

Nama asli burung ini adalah curik bali. Namun, publik lebih mengenalnya dengan sebutan Jalak Bali. Burung ini memiliki ukuran kurang lebih 25 centimeter, sayap berwarna hitam dan bulu berwarna putih. Kicauannya indah dan warna matanya yang menawan membuat burung ini menjadi incaran para kolektor. Paruhnya runcing, berwarna abu kehitaman dengan ujung paruh kecoklatan, sehingga terlihat lebih garang namun indah. Warna biru terang pada bagian mata terlihat mencolok.

Tidak ada perbedaan signifikan antara yang jantan dan betina. Semua berjambul. Tubuh yang jantan sedikit lebih besar dibandingkan betina. Curik Bali masuk dalam kategori endemik, artinya hanya hidup di Provinsi Bali saja. Oleh pemerintah setempat, burung yang elok ini dijadikan simbol fauna khas daerah. Namun, saat ini penangkarannya ada di mana-mana hingga luar Pulau Bali, bahkan hingga di luar negeri seperti Jepang dan negara-negara di Benua Eropa.

Asal Mula Burung Jalak Bali

Burung khas Bali ini pertama kali ditemukan oleh Dr. Baron Stressmann, kolektor burung asal Inggris dalam kunjungannya ke Pulau Dewata pada tahun 1911. Kedatangannya ke Bali tidak disengaja. Ia singgah karena kapal yang ditumpanginya mengalami kerusakan dan bersandar di pelabuhan Bali. Stressmann menemukan si cantik ini di desa Bubunan, sekitar 50 kilometer dari Singajara.

Pada tahun 1912, Walter Rothschild, pakar hewan dari Inggris mempublikasikan Jalak Bali ini ke penjuru dunia. Sehingga nama latin jalak bali adalah Leucopsar rothschildi diabadikan dari nama Walter Rothschild . Pada tahun 1925, Dr. Baron Viktor von Plesen melakukan lanjutan penelitian mengenai burung ini.  Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa burung ini hanya hidup di Bali bagian Barat. Beberapa kebun binatang lain juga turut mengembangbiakkan satwa ini.

Satwa Langka dan Dilindungi

Jumlahnya yang tipis dan semakin berkurang membuat satwa ini tergolong langka. Sekitar tahun 1910,  jumlahnya ditaksir mencapai 900 ekor di Bali. Tahun 1990, jumlahnya turun drastis menjadi 15 ekor. Tahun 2005, penelitian menemukan bahwa jumlahnya tinggal 5 ekor; akibatnya, pemerintah langsung mengambil inisiatif untuk menegah kepunahannya. Tahun 2008, diperkirakan jumlahnya kembali meningkat menjadi 50 ekor setelah dipelihara di Taman Nasional Bali Barat. Sungguh mengenaskan dan sangat disayangkan jika satwa elok ini punah.

Terancamnya spesies jalak Bali disebabkan oleh berbagai hal, termasuk rawan diburu dan diperdagangkan dengan liar. Selain itu, sempat terjadi kerusakan lingkungan di Taman Nasional Bali Barat yang menyebabkan perkembangan populasi burung ini terganggu. Upaya pelestarian terus dilakukan. Melalui Surat Keputusan Menteri Pertanian No. 421/Kpts/Um/8/70 tanggal 26 Agustus 1970, yang menyatakan bahwa burung curik Bali dilindungi undang-undang. Peraturan ini diperkuat dengan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa. Dalam peraturan ini, burung khas Bali ini ditetapkan sebagai satwa langka yang nyaris punah dan tidak boleh diperdagangkan kecuali hasil penangkaran dari generasi ketiga atau indukan.

Habitat Asli Jalak Bali

Jalak Bali, Satwa Langka yang Terancam Punah

Habitat Jalak bali

Burung jalak asal Bali ini biasanya berkembangbiak pada musim penghujan, berkisar antara Oktober hingga bulan Mei tahun berikutnya. Mereka biasa membuat sarang di pepohonan. Burung Jalak ini biasa hidup di semak-semak dan pohon palem pada alam bebas yang berbatasan dengan rerimbunan hutan. Makanan yang biasa dikonsumsi adalah serangga, jangkrik, cacing, jambu dan pisang. Umumnya jalak  suka hidup bergerombol. Namun, jika sudah menemukan ‘kekasihnya’, burung ini akan hidup berpasangan. Terkadang jalak bali ini hidup di perkebunan kelapa milik penduduk setempat. Untuk itu, kesadaran untuk mempertahankan habitat dan melestarikan Jalak Bali perlu terus dipupuk dan dipelihara. Semoga nasib burung ini tidak menyusul Harimau Bali yang dinyatakan punah tahun 1937 karena perburuan dan kehilangan habitat aslinya!