Makanan Voer Pleci dan Buah Yang tepat Agar Pleci Rajin Berkicau

Makanan voer Pleci saat ini mudah ditemukan di pasaran, mulai dari yang murah sampai yang harganya mahal. Voer oleh para penghobi burung sering dijadikan sebagai makanan utama dari burung yang dipelihara. Apabila Anda ingin memberikan voer, berikanlah voer yang teksturnya halus atau berupa bubuk. Pastikan voer yang Anda berikan terbuat dari bahan yang berkualitas agar Pleci Anda tidak kekurangan gizi. Jika voer Pleci terbaik yang diberikan, dan juga banyak mengandung nutrisi, maka Pleci menjadi aktif, lincah dan sehat. Sehingga ia akan rajin berkicau, dan suaranya pun jernih.

Voer untuk Pleci di pasaran tersedia dengan berbagai merek. Namun tidak semua voer kandungan nutrisinya lengkap, terutama untuk protein hewani. Solusinya, banyak yang memberikan makanan tambahan. Untuk tambahan protein hewani, Anda bisa memberikan ulat hongkong ataupun kroto 2-3 kali dalam seminggu. Untuk minumannya, sebenarnya air putih saja sudah cukup. Namun, Anda bisa memberikan minuman yang mengandung vitamin untuk Pleci kesayangan Anda. Makanan voer Pleci memang praktis dan mudah untuk diberikan. Namun sebenarnya makanan utama Pleci adalah buah-buahan. Jika Anda memelihara Pleci, pastikan buah-buahan selalu tersedia untuknya, karena buah-buahan sangat penting agar Pleci rajin berkicau. Berikut beberapa jenis buah-buahan yang disukai dan bisa membuat Pleci Anda rajin berkicau.

  1. Pisang

Pisang adalah buah yang sering diberikan pada Pleci maupun burung lainnya. Pisang mengandung karbohidrat dan juga vitamin A yang relatif tinggi. Buah ini mempunyai sifat yang mengenyangkan dan mampu memberikan tambahan energi untuk Pleci Anda. Namun karena mengandung karbohidrat cukup tinggi, maka pemberian buah ini harus diatur supaya tidak berlebihan. Apabila diberikan secara rutin setiap hari, maka burung cenderung menjadi cepat gemuk dan bermalas-malasan. Anda bisa memberikan pisang sebagai pendamping makanan voer Pleci.

  1. Pepaya

Pepaya sering diberikan untuk melengkapi pemberian makanan voer Pleci. Pepaya dikenal memiliki banyak manfaat untuk Pleci, salah satunya sebagai terapi untuk Pleci yang mengalami over birahi. Pepaya mengandung antioksidan yang sangat baik bagi tubuh. Selain itu, buah ini juga mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E, folat, flavanoid, dan beberapa mineral seperti kalium dan magnesium yang sangat dibutuhkan untuk menjaga daya tahan tubuh Pleci. Apabila Pleci mengalami gangguan pencernaan, pepaya bisa membantu mengatasinya. Jangan lupa untuk memberikan voer untuk burung Pleci yang bermutu tinggi agar Pleci tetap sehat.

  1. Jeruk

Jeruk merupakan jenis buah yang paling cocok untuk diberikan pada Pleci, karena memiliki khasiat yang mirip dengan nektar. Buah ini sering digunakan oleh para penghobi Pleci sebagai pelengkap untuk makanan voer Pleci. Buah ini bermanfaat untuk mendinginkan, sehingga sering diberikan pada Pleci terutama saat cuaca panas. Jeruk juga memiliki efek detoksifikasi yang dapat menetralisir racun yang ada dalam tubuh burung, dan membantu mengatasi apabila terdapat gangguan kesehatan. Bahkan kulit buah jeruk pun bermanfaat, yaitu dapat digunakan untuk melakukan terapi khusus bagi burung yang mengalami kesulitan pada saat proses mabung.

Selain tiga jenis buah tersebut, sebenarnya masih ada beberapa buah yang disukai oleh Pleci, diantaranya adalah lengkeng, apel dan goji berry. Buah lengkeng ternyata memiliki banyak manfaat untuk Pleci, yaitu sebagai penenang untuk Pleci yang sedang mengalami stres atau kondisinya ngedrop, membantu untuk memulihkan energi pada saat mabung, dan membantu proses pencernaan burung. Apel bisa mencegah terjadinya dehidrasi karena efek penjemuran berlebihan, suhu yang terlalu panas, dll. Sedangkan goji berry yang rasanya manis ternyata sangat disukai Pleci. Goji berry juga dipercaya mampu merangsang Pleci agar rajin berbunyi dan membuka paruh. Manfaat lainnya adalah memberikan energi sehingga burung menjadi aktif.

Demikian uraian mengenai makanan voer Pleci dan beberapa makanan lain yang dibutuhkan agar Pleci tetap sehat dan aktif. Semoga bermanfaat.

Persilangan Emprit Jepang Dengan Kenari, Mungkinkah?

Persilangan Emprit Jepang dengan Kenari merupakan sebuah upaya untuk mendapatkan Kenari hibrid yang berkualitas. Akan tetapi, mungkinkah dua jenis burung ini disilangkan? Beberapa penangkar Kenari memang seringkali melakukan eksperimen yang tidak biasa dalam penangkaran kenari. Dan hal ini lazim dilakukan agar mendapatkan hasil sesuai dengan yang diinginkan, yaitu burung yang sehat, atraktif, kicaunya bagus, kondisi fisik dan mentalnya bagus. Beberapa waktu terakhir sedang tren menyilangkan Kenari dengan burung Finch untuk menghasilkan keturunan yang dikenal dengan Kenari hibrid atau Kenari mule. Green Finch dan Gold Finch merupakan jenis finch yang menunjukkan hasil yang positif saat disilangkan dengan jenis kenari biasa. Lalu, mungkinkah Society Finch atau yang lebih dikenal dengan Emprit Jepang juga akan berhasil?

Tips penangkaran emprit jepang dengan mengetahui jenis pakan dan masa produksinya

masa produksi emprit jepang

Persilangan Emprit Jepang dengan Kenari menjadi pertanyaan dari para penangkar. Emprit Jepang mempunyai bentuk tubuh mungil dan sangat lincah. Pesonanya semakin terlihat saat burung ini berkicau. Selain itu, keindahan dari warna bulunya merupakan keunikan tersendiri. Keistimewaan yang lain adalah burung jenis ini dikenal sebagai indukan yang baik. Induk Emprit Jepang akan mengerami telur dan menjaganya dengan baik. Melihat berbagai keistimewaan dari burung ini, maka tidaklah mengherankan jika ada yang mencoba persilangan antara Emprit Jepang dengan Kenari.

Persilangan antara Kenari dengan burung Finch bisa menghasilkan kenari hibrid yang memiliki kemampuan berkicau dengan irama yang variasi. Bahkan bisa jadi iramanya lebih panjang dibanding kedua induknya. Hasil perkawinan silang ini diharapkan bisa menghasilkan burung penyanyi yang mendekati sempurna, gabungan dari kekuatan vokal Kenari dan melodi dari Finch. Burung hibrid ini juga akan lebih atraktif serta lincah dibanding kedua indukannya. Lantas, bagaimana hasil persilangan Emprit Jepang dengan Kenari? Emprit Jepang merupakan salah satu jenis Finch yang saat ini sedang populer. Harapannya, hasil persilangan tersebut bisa sebaik hasil persilangan dengan jenis Green Finch maupun Gold Finch.

Tips penangkaran emprit jepang dengan mengetahui jenis pakan dan masa produksinya

emprit jepang

Apabila ingin mencoba persilangan Emprit Jepang dengan Kenari, pastikan jika kedua indukan dalam kondisi yang sehat dan siap dikembangbiakkan. Kenari yang digunakan biasanya berkelamin betina, jadi Emprit Jepang atau Society Finch yang digunakan adalah yang jantan. Sediakan juga kenari jantan untuk memancing birahi dari kenari betina pada awal penjodohan. Pisahkan terlebih dahulu burung-burung tersebut, karena pakan dan kebutuhan mereka berbeda. Anda bisa menggunakan kandang yang bersekat untuk memisahkan kedua burung tersebut, namun biarkan mereka agar saling melihat hingga keduanya siap untuk dijodohkan.

Kemudian, siapkan kotak sarang, dan letakkan di kandang tempat kenari betina ditempatkan. Kenari betina akan mulai menata sarangnya saat ia sudah siap kawin. Untuk mempercepat birahi dari kenari betina, Anda bisa menyiapkan seekor kenari jantan gacor di dekat kandang, namun jangan sampai ia terlihat oleh kenari betina. Jika kenari betina telah menyiapkan sarang, itu adalah pertanda jika ia siap kawin. Pada saat itu, kenari jantan dapat diperlihatkan pada kenari betina. Saat birahi betina semakin tinggi, bukalah sekat yang memisahkan antara kenari betina dan burung finch, agar mereka bisa memulai ritual kawinnya. Proses persilangan Emprit Jepang dengan kenari pun siap dimulai. Karena jenis finch adalah burung pemalu, terlebih pada saat ingin kawin, maka Anda perlu bersembunyi agar Anda tidak terlihat oleh si Emprit Jepang.

Apabila burung-burung tersebut telah selesai ritual kawinnya, pisahkan Emprit Jepang dari kandang Kenari, hingga si betina mulai proses bertelur. Telur-telur tersebut akan menetas dalam kurun waktu 2 minggu, dan akan siap meninggalkan sarangnya pada saat berumur 16–19 hari. Saat anakan telah berani meninggalkan sarang itulah saat yang tepat untuk memaster mereka dengan menggunakan suara burung. Anda bisa menggunakan Kenari jantan yang berkualitas unggul atau masteran dari media elektronik seperti MP3. Hal ini penting untuk dilakukan agar hasil persilangan Anda memiliki kicauan yang bervariasi dan penuh irama. Demikianlah ulasan mengenai persilangan Emprit Jepang dengan Kenari. Semoga bermanfaat.

Update Daftar Harga Burung Kicau Pasca Lebaran 2016

Harga burung 2016

Harga burung 2016

Anda pecinta dan hobi memelihara burung? Tentu tidak ada salahnya untuk menyimak dan memperbarui informasi terkait daftar harga burung di pasaran pekan ini. Berikut burungkicaunet merangkum daftar harga burung terbaru yang diperoleh dan diolah dari berbagai data serta sumber dan informasi.

  1. Poksay
    • Bakalan – Rp 500 ribu ke atas
    • Poksay bakalan sudah bunyi – Rp 1 juta ke atas.
  2. Cica Kopi
    • Bakalan belum bunyi – Rp 75 ribu
    • Cica Kopi bakalan sudah bunyi – Rp 150 ribu ke atas
  3. Gonggo Lilo
    • Bakalan – Rp 350 ribuan, 
    • Gonggo Lilo Bunyi Rp 700 ribu
  4. Cendet Berkisar Rp 500 ribuan
  5. Tengkek Buto : Bakalan Rp 1.000.000-1.500.000
  6. Blackthroat
    • Anakan umur 1 bulan Rp 900 ribu,
    • Indukan sepasang siap kawin Rp 3 juta,
    • Bahan belum siap kawin sepasang Rp 1,8 juta
  7. Mozambik
    • bakalan belum bunyi Rp 300 ribuan.
    • mulai ngriwik atau bunyi mencapai Rp 500 ribu ke atas
  8. Pleci Auriventer
    • Bakalan belum bunyi Rp 150 ribu ke atas,
    • Bakalan bunyi Rp 200 ribu ke atas
  9. Pleci Black Capped
    • Bakalan belum bunyi Rp 180 ribu,
    • Bakalan bunyi Rp 350 ke atas
  10. Pleci Montanus
    • Bakalan belum bunyi 100 ribu,
    • Bakalan bunyi Rp 200 ribu ke atas
  11. Pleci Buxtoni Bakalan belum bunyi Rp 40 ribu, Bakalan ngriwik Rp 75-100 ribu
  12. Perkutut Bakalan Biasa Rp 100 ribu ke atas, Bakalan dengan silsilah bagus harga tergantung breeder
  13. Branjangan Bakalan Rp 200 ribu ke atas
  14. Sulingan Gunung Bakalan hutan belum bunyi Rp 300 ribu, Bakalan hutan bunyi Rp 450-500 ribu, Bakalan hutan (anakan) Rp 500 ribu
  15. Sirtu Bakalan hutan Rp 25-50 ribu, Bakalan hutan bunyi Rp 200 ribu ke atas
  16. Trotokan Bakalan Rp 35 ribu, Bakalan Bunyi Rp 150 ribu ke atas
  17. Rio rio Bakalan ngriwik Rp 80 ribu, Bakalan bunyi Rp 500 ribu ke atas
  18. Finch Strawberry Finch Rp 100 sepasang, Zebra finch Rp 400 sepasang, Bull finch Rp 4 juta
  19. Kemladean atau Citbang Bakalan Rp 35-50 ribu, Bakalan ngriwik Rp 150-250 ribu
  20. Manyar Bakalan ngriwik Rp 100-150 ribu, Bakalan bunyi Rp 500 ribu
  21. Kacer Poci Bakalan Rp 350-400 ribu, Bakalan ngriwik Rp 450-550 ribu
  22. Cucak Biru / Gonggo Lilo Bakalan belum bunyi Rp 350 ribu, Bakalan bunyi Rp 700 ribu ke atas
  23. Cucak Hijau Mini Bakalan belum bunyi Rp 150 ribu, Bakalan sudah bunyi Rp 250 ribu ke atas
  24. Cucak Hijau Bakalan hutan (belum bunyi) : Rp 600 an, Bakalan hutan (sudah bunyi) : Rp 1,2-1,5 juta
  25. Cucakrowo Cucakrowo Kalimantan umur 12 bulan Rp 7 jutaan, Cucakrowo Kalimantan sepasang umur 17-20 bulan Rp 16-18 jutaan, Cucakrowo Kalimantan umur 1-2 bulan Rp 3-4 jutaan, Cucakrowo Sumatera umur 3-5 bulan Rp 5-6 jutaan, Cucakrowo Sumatera sepasang umur 17-20 bulan – Rp 15-17 jutaan, Cucakrowo Sumatera umur 1-2 bulan Rp 3-4 jutaan
  26. Cucak Kerinci Bakalan Rp 180 ribu ke atas, Bakalan bunyi Rp 275 ribu ke atas
  27. Cucak Kombo Bakalan belum bunyi Rp 40 ribu, Bakalan bunyi Rp 400 ribu ke atas
  28. Cucak Jenggot Bakalan Rp 200-400 ribu
  29. Cucak Keling Bakalan belum bunyi Rp 75-100 ribu, Bakalan bunyi Rp 300 ribu ke atas
  30. Parkit Albino dan Lutino Mata Merah : sepasang Rp 100-150 ribu, Biasa : sepasang Rp 65-100 ribu, Impor : sepasang Rp 800 ribu (anakan) Rp 1,5 juta (dewasa)
  31. Nuri Bakalan belum dilatih Rp 500 ribu keatas, Bakalan sudah dilatih Rp 1,5 juta ke atas
  32. Jalak Uren Bakalan hutan Rp 500-550 ribu, Bakalan hutan bunyi Rp 700-800 ribu
  33. Jalak Kerbau Bakalan belum bunyi Rp 80 ribu, Bakalan bunyi Rp 200 ribu
  34. Kepodang Bakalan hutan usia 3 bulan Rp 150 ribu, Bakalan hutan usia 8 bulan Rp 600, Dewasa jadi Rp 1,2-1,5 juta
  35. Prenjak Bakalan belum bunyi Rp 15 ribu, Bakalan bunyi Rp 50 ribu
  36. Lovebird Lovebird hijau kepala merah anakan : Rp 130.000, Dewasa Rp200.000, Lovebird hijau kepala biru anakan : Rp 130.000, Dewasa Rp200.000, Lovebird kepala mas anakan : Rp200.000, Dewasa Rp250.000, Lovebird olive anakan : Rp200.000, Dewasa Rp250.000, Lovebird pastel kuning anakan : Rp250.000,- Dewasa Rp350.000, Lovebird lutino mata merah anakan : Rp550.000, Dewasa Rp850.000, Lovebird pastel putih anakan : Rp250.000, Dewasa Rp350.000, Lovebird pastel hitam anakan : Rp250.000, Dewasa Rp350.000,  Lovebird lutino mata hitam anakan : Rp350.000, Dewasa Rp500.000, Lovebird albino mata merah anakan : Rp450.000, Dewasa Rp650.00, Lovebird albino mata hitam anakan : Rp350.000, Dewasa Rp500.000,-
  37. Kenari Kenari lokal bakalan hijau : Rp165.000, Kenari lokal bakalan putih : Rp165.000, Kenari lokal bakalan orange/sunkis : Rp165.000, Kenari lokal bakalan kuning : Rp130.000, Lokal bakalan bond : Rp100.000, Kenari border anakan : Rp500.000,- Dewasa Rp1.000.000, Kenari frill : Rp1.500.000, Kenari lizard anakan : Rp350.000,- Dewasa Rp750.000, Kenari gloster anakan : Rp500.000,- Dewasa Rp1.000.000,-

Catatan : Ini adalah harga pantauan terakhir berdasarkan data dari berbagai sumber.

Harga Kenari Merah Indukan Melambung Tinggi di Pasar Dalam Negeri

Harga Kenari merah indukan saat ini melambung tinggi di pasaran. Kenari merah merupakan jenis kenari yang saat ini tengah naik daun. Bahkan untuk beberapa bulan terakhir, para pedagang sampai kewalahan melayani pesanan Kenari merah ini. Hal ini juga terjadi di berbagai daerah di tanah air. Burung Kenari merah adalah salah satu dari burung kicau yang sangat digemari oleh para pecinta burung. Tak hanya di Indonesia, di belahan dunia lainnya pun burung cantik ini memiliki penggemar yang banyak. Burung ini berhasil menjadi burung paling laris yang diburu oleh mereka yang terlanjur jatuh hati pada burung ini. Tak heran apabila harga Kenari Merah saat ini melambung tinggi.

Mengetahui Ciri Kenari Wortel Warna Merah ‘Aspal’ Di Pasaran

kenari merah dengan ring

Burung Kenari merah memiliki warna khas yang tidak dimiliki jenis burung yang lain, yaitu merah mendekati warna wortel. Di manapun ia berada, keberadaannya terlihat mencolok dengan warna khasnya yang menawan. Kenari Merah atau sering pula disebut dengan Red Intensive ini memiliki warna merah yang lembut, seperti halnya warna wortel merah segar. Apabila Anda mendapati warna merah yang terlalu tajam, Anda perlu hati-hati. Bisa jadi warnanya tersebut palsu dan bisa luntur. Harga Kenari merah indukan maupun anakan saat ini bahkan lebih tinggi jika dibandingkan jenis Kenari unggulan lainnya.

Tak hanya karena warna bulunya yang unik, burung Kenari Merah saat ini banyak disukai masyarakat karena kicauannya yang merdu. Banyak yang mengatakan jika kicauan burung ini terdengar lebih renyah dibandingkan dengan jenis Kenari yang lain. Tak heran jika harga Kenari Merah indukan menjadi sangat mahal. Burung ini menjadi primadona yang diunggulkan di kalangan para penghobi burung. Karena tingginya permintaan dari konsumen, Kenari merah terkadang dipalsukan oleh mereka yang mengejar keuntungan sesaat. Beberapa cara dilakukan agar mereka bisa membuat burung Kenari biasa terlihat seperti Kenari Merah. Ada yang menggunakan asupan makanan khusus yang telah diberi zat tertentu, ada pula yang menyiramnya dengan pewarna. Oleh karena itu, Anda harus cukup berhati-hati saat memilih Kenari Merah.

Meskipun harga Kenari Merah indukan dibanderol sangat tinggi, namun banyak orang yang malah mencari indukan dengan kualitas di atas rata-rata. Bukan hanya indukan, Kenari Merah anakan pun dibanderol dengan harga sangat tinggi. Sebagai perbandingan, harga jual untuk kenari lokal bond yang berusia tiga minggu sampai satu bulan berkisar 180 ribu sampai 200 ribu rupiah. Sementara Kenari merah berusia sama dibanderol pada angka 250 ribu sampai 350 ribu rupiah. Sementara itu untuk harga indukan Kenari Merah dibanderol pada harga Rp 1,4 juta sampai Rp 2 juta. Padahal harga indukan kenari lokal yang kualitas super hanya dihargai sekitar Rp 300 ribu sampai Rp 450 ribu.

Tips memilih dan memelihara kenari lokal import asal bandung

Kenari Merah Bandung

Salah satu alasan mengapa kenari Merah disukai oleh banyak penggemar adalah Kenari ini perawatannya cukup mudah. Harga Kenari Merah indukan yang melambung tinggi seakan tak dipedulikan oleh para penggemarnya. Para pecinta Kenari Merah tetap berusaha mendapatkan burung kesayangannya, karena mereka yakin bisa memeliharanya dengan mudah. Agar warna merah wortelnya tetap terjaga, berikanlah pakan yang banyak mengandung betakaroten secara rutin, misalnya wortel, paprika merah dan brokoli. Selain itu, Anda juga perlu menjemurnya secara rutin. Waktu yang tepat untuk menjemur burung ini adalah pada saat matahari pagi bersinar, yaitu pada pukul 07.30-09.30. Jangan terlalu lama menjemurnya, agar Kenari terhindar dari dehidrasi.

Kenari Merah termasuk jenis burung yang cukup mudah dikembangbiakkan. Indukan Kenari Merah betina di usia enam sampai tujuh bulan telah siap untuk bereproduksi. Anda perlu mencarikan Kenari jantan yang berkualitas agar mendapat anakan yang memiliki banyak sifat unggul. Setelah bertelur, Kenari akan mengerami telurnya sekitar 14-15 hari. Tunggulah hingga anakan sudah bisa mandiri apabila Anda ingin melempar anakan tersebut ke pasar. Demikianlah ulasan mengenai harga Kenari Merah indukan dan beberapa tips untuk memelihara Kenari Merah. Semoga bermanfaat

Emprit Jepang dan Parkit, Bisakah Disilangkan?

Emprit Jepang dan Parkit adalah dua jenis burung yang berbeda. Emprit Jepang, atau sering pula disebut dengan Society Finch, merupakan salah satu burung jenis Finsch yang saat ini sedang naik daun. Burung ini bentuk tubuhnya cukup mungil dan gerakannya sangat lincah. Pesonanya terlihat jelas pada saat burung mungil ini berkicau dengan merdunya. Selain itu, burung jenis finch ini warna bulunya sangat unik.

Tips penangkaran emprit jepang dengan mengetahui jenis pakan dan masa produksinya

emprit jepang

Emprit Jepang dan Parkit termasuk dua jenis burung yang saat ini digilai oleh para penggemar burung. Di Indonesia, Emprit Jepang bukan hanya disukai karena merdu kicauannya dan keindahan warna bulunya. Burung ini sering dimanfaatkan menjadi induk asuh atau baby sitter, yaitu untuk mengerami telur dari burung lain yang tidak mau mengerami dan merawat anakannya, seperti burung zebra finch, blackthroat, gould amadine, bahkan termasuk kenari. Hal ini disebabkan karena burung jenis ini sangat penyayang, bersedia merawat anakan dari burung lain seperti merawat anaknya sendiri. Inilah yang dimanfaatkan para penangkar. Mereka menitipkan anakan dari burung-burung mahal untuk dierami dan diasuh induk Emprit Jepang.

Sedangkan burung parkit merupakan burung kecil yang termasuk ke dalam keluarga Parrot Bird, yang di Indonesia lebih dikenal dengan nama burung Nuri. Burung ini termasuk ke dalam golongan burung yang sangat cerdas. Mereka juga termasuk jenis burung sosial yang suka berkoloni. Mereka akan merasa lebih nyaman jika berada dalam kesatuan kawanan besar. Di sisi ini terdapat persamaan dengan Emprit Jepang. Emprit Jepang juga dikenal dengan nama Society Finch. Burung ini juga lebih suka hidup berkoloni. Bahkan saat berkembang biak, mereka juga berkoloni. Namun, apakah persamaan dari Emprit Jepang dan Parkit ini bisa menjamin keberhasilan jika mereka disilangkan?

burung parkit unik

burung parkit unik

Burung Parkit termasuk ke dalam golongan hewan monogami. Mereka mempunyai kemiripan dengan burung Merpati yang memiliki kecenderungan hanya memilih satu pasangan untuk seumur hidup mereka. Pada saat kawin, sperma akan berpindah dari tubuh Parkit jantan ke Parkit betina hanya melalui penempelan bagian kloaka. Proses ini sangat cepat berlangsungnya, hanya dalam waktu sekian detik. Dengan sifatnya yang monogami, mungkinkah persilangan antara Emprit Jepang dan Parkit bisa terjadi? Sampai saat ini belum banyak referensi yang membahas mengenai persilangan Parkit dengan Emprit Jepang.

Beberapa penangkar pernah mencoba menyilangkan Parkit dengan burung lainnya, seperti kenari dan lovebird dan hasilnya cukup memuaskan, walaupun untuk persilangan Parkit dan Lovebird masih banyak yang meragukan kebenarannya. Untuk bisa mendapatkan hasil persilangan tersebut, para penangkar tersebut harus memelihara Parkit dan Lovebird bersama-sama sejak kecil di kandang yang sama. Saat usia Parkit dan Lovebird menginjak dua bulan, mereka ditempatkan di kandang yang sama. Setelah dewasa dan mereka melakukan proses kawin, akan dihasilkan anakan persilangan tersebut. Jika persilangan antara kedua burung tersebut berhasil dilakukan, akankah persilangan antara Emprit Jepang dan Parkit juga berhasil?

Jika Anda ingin mencoba membuat persilangan Emprit Jepang dengan Parkit, mungkin Anda bisa mencontoh apa yang dilakukan para penangkar tersebut, yaitu menyatukan mereka dalam satu kandang sejak usia dini. Dengan melihat keistimewaan Emprit jepang yang mampu mengerami dan mengasuh anak yang baik, Anda bisa mencoba indukan Emprit Jepang untuk betinanya dan parkit sebagai pejantannya. Memang belum banyak yang membahas mengenai persilangan dua jenis burung tersebut. Namun tak ada salahnya jika Anda ingin mencoba peruntungan Anda. Demikianlah ulasan mengenai Emprit Jepang dan Parkit dan kemungkinan untuk menyilangkan dua jenis burung berkicau ini. Semoga bermanfaat