Alasan Bulu Kacer Rontok dan Tips Merawatnya

Bulu Kacer rontok adalah hal wajar terjadi, namun jika jumlah kerontokan berlebihan maka dapat menjadi ciri-ciri bahwa burung sedang mabung. Mabung adalah proses pergantian bulu yang dialami oleh semua burung, termasuk burung Kacer. Jadi sangat wajar bila burung Kacer mengalami pergantian bulu, terutama ketika sudah memasuki usia yang seharusnya. Biasanya burung Kacer akan mengalami mabung ketika usianya sudah memasuki 6 bulan. Proses mabung tersebut memakan waktu yang tidak sebentar dan dapat mempengaruhi sifat burung tersebut. Pasalnya, proses mabung ini memang merupakan proses pergantian bulu secara menyeluruh.

Bulu Kacer rontok secara berlebihan memang menjadi salah satu ciri bahwa burung Kacer tersebut sedang mabung. Namun selain ditandai dari kerontokan bulunya, burung Kacer yang sedang mabung memiliki ciri-ciri lain. Di antaranya yaitu memiliki tatapan yang tampak sayu dan tidak bergairah lagi. Burung Kacer yang biasanya gacor ketika mabung akan tampak lesu dan tidak gacor lagi. Burung Kacer yang biasanya agresif ketika mabung akan bermalas-malasan. Ketika bulu Kacer rontok terus, maka perhatikan juga sifatnya untuk mengetahui apakah burung tersebut mabung atau tidak.

Jika sudah diketahui bahwa kerontokan bulu tersebut merupakan ciri-ciri dari mabung maka perlakukan burung Kacer secara istimewa. Pada saat mabung, bulu Kacer rontok dalam jumlah yang banyak. Beberapa hal yang tidak boleh Anda lakukan di antaranya yaitu:

  1. Dimandikan

Burung Kacer yang mabung tidak boleh dimandikan karena dapat mempengaruhi kerontokan bulu tersebut. Bulu-bulu burung Kacer memang seharusnya rontok dan berganti dengan yang baru pada saat tertentu. Pada masa mabung, sebaiknya tunggu hingga bulu-bulu jarum mulai bermunculan jika ingin memandikannya. Jika Anda memandikannya seperti biasanya maka kerontokan bulu yang harusnya terjadi secara alami malah terganggu.

  1. Diberi makanan berprotein tinggi

Ketika burung Kacer mabung maka sangat disarankan untuk memberikan makanan ekstra. Terutama makanan-makanan yang disukai oleh burung Kacer, tentunya untuk menambah staminanya. Ketika mabung, burung Kacer akan tampak lesu dan tidak bergairah. Salah satu cara untuk menambah staminanya adalah dengan memberikan makanan ekstra. Namun perlu Anda ketahui, sebaiknya hindari memberikan makanan yang kaya akan protein. Protein yang berlebih akan menurunkan birahi burung Kacer. Berilah makanan yang kaya akan mineral dan juga gizi demi meningkatkan staminanya.

  1. Membiarkan kandang kotor

Beberapa orang berpendapat setelah bulu Kacer rontok, maka proses mabung sebaiknya tidak diganggu. Akibatnya kandang dibiarkan kotor agar tidak mengganggu proses mabung tersebut. Pada kenyataannya, kandang yang kotor akan menjadi sumber penyakit. Yang benar untuk merawat burung mabung yaitu dengan membersihkan kandang 2 kali dalam seminggu. Jangan mengganggu burung Kacer yang sedang mabung secara berlebihan, namun jangan membiarkannya tinggal di kandang yang kotor.

  1. Menjemur burung

Hal lain yang tidak boleh dilakukan ketika bulu Kacer rontok yaitu menjemurnya. Ketika burung Kacer mabung, hindari menjemur burung karena dapat mempengaruhi proses kerontokan bulunya. Tinggal di tempat yang dingin merupakan salah satu cara untuk mempercepat kerontokan bulunya tersebut. Untuk itu hindari menjemur burung agar bulu Kacer rontok secara maksimal dan tidak terganggu. Jika terpaksa ingin menjemurnya maka jemurlah sekitar 15 menit saja, jangan lebih.

Itulah beberapa hal yang harus Anda hindari dan lakukan ketika burung Kacer mulai mabung. Proses mabung akan memakan waktu yang cukup lama sehingga Anda juga harus memperhatikannya secara maksimal. Dengan perawatan yang tepat, burung Kacer Anda dapat tumbuh menjadi burung Kacer yang gacor. Demikian yang dapat disampaikan mengenai mengapa bulu Kacer rontok dan bagaimana cara perawatannya.

Posted by masmek

Pehobi burung kicau yang sedang memelihara dua pasang jalak suren, 3 indukan perkutut jawa, 1 pejantan kacer poci, 2 indukan kenari loper dan 2 indukan trucukan.